Rabu, 15 April 2026

Papua Terikini

APKASINDO Papua Gelar Workshop Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Kelapa Sawit

Gulat menjelaskan, Apkasindo Papua di bawah pimpinan Ketua DPW Pdt Albert Yoku sudah membuat beberapa terobosan.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Papua menggelar Workshop Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Kelapa Sawit di Kota Jayapura, Papua,Kamis (27/6/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Papua menggelar Workshop Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Kelapa Sawit di Kota Jayapura, Papua,Kamis (27/6/2024).

Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Manurung mengatakan, sawit sudah menjadi penopang ekonomi rakyat.

"Hari ini kami hadir di Papua setelah melihat banyak informasi Positif bahwa Sawit di Papua sangat bermanfaat bagi masyarakat," kata Gulat Manurung kepada wartawan di Swisbell Hotel Jayapura.

Gulat menjelaskan, Apkasindo Papua di bawah pimpinan Ketua DPW Pdt Albert Yoku sudah membuat beberapa terobosan.

Baca juga: Ini Kuota Kursi DPR Papua Jalur Otsus untuk Kabupaten dan Kota

"Namun terobosan ini harus diwujudkan dalam bentuk kemitraan dan kelembagaan. Kalau tidak ada kelembagaan maka tidak akan ada itu namanya kemitraan," ujarnya.

Menurutnya, kelembagaan dan Kemitraan itu tidak bermitra kepada orang. Tapi kelembagaan, maka lewat kelembagaan itu yang ajukan Program di tanggapi oleh badan Sawit indonesia.

Ilustrasi poster All Eyes on Papua.(X)
Ilustrasi poster All Eyes on Papua.(X) (Tribun-Papua.com/Istimewa)

"Maka akan datanglah namanya pabrik replanting dan segala macam. Jadi kita perkuat dulu kelembagaanya untuk mencapai kemitraan, kemitraan itu adalah kerjasama. Kerjasama itu bukan kepada perorangan, tetapi kepada koperasi , atau asosiasi petani," ujarnya.

Selaku Ketum APKASINDO, Gulat berharap peserta yang hadir jangan hanya datang dan pulang begitu saja.

Baca juga: Hutan Papua Dibabat Perusahaan Sawit, Menteri ATR Agus Harimurti Yudhoyono Malah Bilang Begini

"Tapi dia harus punya pandangan kedepan, apa yang mau disiapkan. Contohnya, di Kabupaten Keerom mau replanting. Kami ajukan 1.000 hektare, tolong bapa Gulat Bapa Pdt.Albert Yoku dan Pemerintah, ayo bantu. Kita gotong royong selesaikan."

"Saya jamin selesai , tapi kalau tidak ada usulan dari bawa bagaimana saya mencari kalian para petani ini, mereka harus buat proposal yang realistis," pungkas Gulat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved