Info Nabire
2025 Mendatang, Nabire Papua Tengah Keluar dari Status Daerah Tertinggal
Mukayat mengatakan, keberhasilan ini disebabkan karena Pemkab Nabire telah berhasil memenangkan inofasi daerah dengan urutan 16 dari 514 kabupaten.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pada 2025 mendatang, Nabire bakal keluar dari status daerah tertinggal bersama beberapa daerah lainnya di Indonesia.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Nabire, Mukayat mengatakan, keberhasilan ini disebabkan karena Pemkab Nabire telah berhasil memenangkan inofasi daerah dengan urutan 16 dari 514 kabupaten kota.
Baca juga: Banyak Daerah Tertinggal di Papua dan Sumut, Begini Kata Menko PMK Muhadjir Effendy
Kemudian juga telah menerima hasil baik dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi dengan skor 70,82.
"Artinya, selama ini Pemkab Nabire telah berhasil membangun beberapa bidang seperti Pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, maka IPM tinggi, dan itu dapat menunjukan pembangunan daerah selama ini berjalan dengan baik," kata Mukayat kepada Tribun-Papua.com, di Nabire, Senin, (01/07/2024).
Selain itu faktor lainnya juga karema trending ekonomi makro, dan penanganan angka pengangguran serta kemiskinan berhasil ditekan dari 33 persen menjadi 23 persen.
"Nah ini atas hasil kerja keras yang dilakukan selama ini, untuk itu pada 2025 nanti, Nabire menjadi daerah tidak tertinggal seperti Mimika, Merauke, Biak, Jayapura serta Kota Jayapura," ujarnya.
Baca juga: Kata Menko PMK soal Daerah Tertinggal di Papua: Di Wilayah Pegunungan Tengah Itu Hampir Semua
Atas hal yang ada maka menurut Mukayat, kedepan Pemkab Nabire akan terus berpacu dalam meningkatkan indikator makro, seperti IPM, pengangguran, kemiskinan, pendapatan perkapita, angka harapan hidup, dan rata-rata lama sekolah.
"Kenapa, karena tugasnya pemerintah daerah adalah, semakin kita melayani masyarakat pada pelayanan dasar, maka indeks kita di Kementerian akan naik, untuk pemerintah daerah akan terus meningkatkan indikator-indikator yang bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya.
Diketahui, sejumlah daerah yang akan keluar dari status daerah tertinggal pada 2025 nanti yakni, Kabupaten Lombok Utara, Tojo Una-Una, Nabire, Musi Rawas Utara.
Lalu juga Kepulauan Sula, Belu, Kupang, Kepulauan Tanimbar, Donggala, Pesisir Barat dan Malaka Sumba Barat, Sigi, Kepulauan Mentawai, Maluku Barat Daya, Supiori, Lembata.
Kemudian juga Sumba Tengah, Sumba Timur, Seram Bagian Barat, Alor, Teluk Bintuni, Rote Ndao, Sorong dan Buru Selatan. (*)
| Terima Aspirasi FRB, DPR Papua Tengah Janji Teruskan Tuntutan Massa ke Pusat |
|
|---|
| Puskesmas hingga Sekolah dan Ekonomi Nabire Lumpuh Karena Demonstrasi 7 April |
|
|---|
| Nabire Siaga: Personel Gabungan Kawal Aksi Demonstrasi Front Rakyat Bersatu |
|
|---|
| Rencana Aksi 7 April, Ketua DPRD Nabire Minta Warga Jangan Terprovokasi |
|
|---|
| Kodim 1705 Nabire Serahkan Peserta Latsar Satpol PP ke Pemprov Papua Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/01072024-Mukayat.jpg)