ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

RS Dian Harapan Diserang Massa

BREAKING NEWS: RS Dian Harapan Diserang Massa

Fasilitas yang rusak di RS Dian Harapan terdiri dari kaca di ruang mesin ATM, kaca di depan, kaca di kamar mayat, pintu-pintu.

Penulis: Amatus Hubby | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Amatus
Kepala Humas Rumah Sakit Dian Harapan Eduard Dumatubun saat di wawancarai. 

Laporan Wartawan Tribun-papua.com, Amatus Huby

Tribun-Papua.com, Jayapura - Rumah Sakit Dian Harapan diserang sekelompok massa lantaran adanya kesalahpahaman dari satu diantara anggota keluarga jenazah Pdt Tilas Mom.

Penyerangan itu terjadi Rabu (3/7/2024) pagi sekira pukul 10.00 WIT.

Kepala Humas Rumah Sakit Dian Harapan, Eduard Dumatubun saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut.

Kata Eduard, penyerangan tersebut bermula dari kamar jenazah akibat keluarga jenazah yang salah paham akibat terjadi kematian Pdt Tilas Mom.

"Kami sudah menjelaskan kalau mau kasih mandi, formalin dan ganti pakaian kami akan siapkan walaupun berbayar tetapi mungkin kesedihan mereka lampiaskan ke fasilitas-fasilitas yang ada di RS," katanya saat dikonfirmasi Tribun-Papua.com.

Eduard menjelaskan, fasilitas yang rusak di RS Dian Harapan terdiri dari kaca di ruang mesin ATM, kaca di depan, kaca di kamar mayat, pintu-pintu, komputer pendaftaran, pos penjagaan parkir, serta  kaca mobil milik keluarga pasien.

Tak hanya itu, satu petugas sekuriti juga menjadi korbanluka ringan akibat amukan massa tersebut.

Kini suasana di RS Dian Harapan sudah berlangsung kondusif.

"Tadi Polisi dan Brimob datang dan mereka sudah bekerja secara profesional, persuasif dengan tokoh-tokoh agama, orang tua sehingga sudah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini," beber Eduard.

Pihak kepolisian juga akan menjamin untuk proses keberangkatan jenazah hingga sampai tiba di rumah duka dengan aman.

"Kami (pihak RS Dian Harapan) sangat kecewa karena kami sudah memberikan pelayanan yang baik tetapi kami sebagai manusia tetap kami memahami dengan situasi ini sehingga kami tadi sudah tutup dengan doa," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved