Selasa, 19 Mei 2026

Olahraga

SIMAK! Ini 3 Tips Beli Sepeda Gunung dan Sepeda Balap

Semakin mahal harga sepeda, kualitasnya tentu semakin premium, dilihat dari tipe bahan sepeda yang digunakan.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
Kompas.com
Sepeda gravel Rodalink untuk dua medan atau rute, cocok untuk bikepacking.(Kompas.com/Krisda Tiofani) 

TRIBUN-PAPUA.COM- Olahraga bersepeda semakin populer.

Dilihat dari beragamnya rute hingga jenis sepeda yang tersedia.

Setidaknya, ada dua jenis sepeda yang banyak digunakan, yakni sepeda balap (road bike) dan sepeda gunung (mountain bike).

Sepeda jenis ini bisa dibeli langsung di gerai offline atau melalui e-commerce yang kini juga menyediakan pembelian online dan ambil di toko.

Kamu bisa menyimak tips membeli sepeda, yang meliputi hal-hal dasar, agar tidak salah pilih, seperti berikut ini.

 Olahraga bersepeda semakin populer. Dilihat dari beragamnya rute hingga jenis sepeda yang tersedia.

Setidaknya, ada dua jenis sepeda yang banyak digunakan, yakni sepeda balap (road bike) dan sepeda gunung (mountain bike).

Sepeda jenis ini bisa dibeli langsung di gerai offline atau melalui e-commerce yang kini juga menyediakan pembelian online dan ambil di toko.

Baca juga: Pakai Sepeda Motor, 3 Skuters dari Komunitas Vespa Sambangi Daerah di Indonesia Hingga ke Sarmi

Kamu bisa menyimak tips membeli sepeda, yang meliputi hal-hal dasar, agar tidak salah pilih, seperti berikut ini.

1. Tentukan jenis sepeda yang ingin dibeli

Farhan Husein, teknisi Rodalink, mengatakan bahwa beda jenis sepeda, beda pula fungsi utamanya.

Bila mencari tipe sepeda dengan kecepatan maksimal dan digunakan untuk dalam kota, pilih tipe sepeda balap.

"Kalau lebih adventure, main ke alam, main ke gunung, lebih baik ambil sepeda gunung tipe MTB," saran Farhan saat ditemui Kompas.com di Indofest, Sabtu (6/7/2024).

Ada juga pilihan sepeda untuk kedua rute tersebut, yakni sepeda gravel yang bisa dipakai untuk dua medan, yakni jalan raya kota dan di rute alam bebas.

2. Sesuaikan ukuran sepeda

Cek dulu ukuran sepeda sebelum membelinya agar lebih nyaman selama berkendara di jalan raya maupun alam.

Ukuran sepeda umumnya terdiri dari XXS hingga XXL yang diambil berdasarkan tinggi badan pengguna sepeda.

Semakin tinggi ukuran badannya, semakin besar ukuran sepeda yang harus diambil untuk menyesuaikan postur tubuh selama bersepeda.

Kamu bisa mengukurnya dari beberapa hal, yakni jarak sadel dan stang sepeda, saat berdiri dengan tumpuan satu kaki di tanah, dan ukuran jarak sadel dengan rangka sepeda.

"Ada juga tipe sepeda listrik yang cocok untuk usia lanjut. Bukan untuk balap atau naik gunung, sekadar bersepeda," kata Farhan.

3. Lihat harganya 

Farhan mengatakan, baik sepeda gunung dan sepeda balap, harga kendaraan roda dua ini juga bervariasi.

Harga sepeda gunung maupun sepeda balap berkisar Rp 2 jutaan hingga Rp 100 jutaan.

Semakin mahal harga sepeda, kualitasnya tentu semakin premium, dilihat dari tipe bahan sepeda yang digunakan.

"Untuk perpindahan giginya itu lebih smooth, sudah wireless sehingga enggak ada kabel dan bobotnya lebih ringan," kata Farhan saat menjelaskan sepeda seharga Rp 40 jutaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 3 Tips Beli Sepeda Gunung dan Sepeda Balap, Pilih Mana?

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved