Kamis, 30 April 2026

Info Papua Selatan

Dispora Papua Selatan Gelar Rakor Bersama 4 Kabupaten, Ini yang Dibahas

Dari anggaran 15 Miliar tersebut, digunakan untuk program prioritas di Kabupaten sekitar Papua Selatan.

Tayang:
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Yulianus Bwariat
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias.  

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan melaksanakan rapat koordinasi sinkronisasi program kerja tahun 2024 di Kabupaten Merauke.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias, mengatakan rapat yang melibatkan 4 Kabupaten sekitar, yakni Merauke, Mappi, Asmat dan Boven bertujuan untuk mensinkronkan program di tingkat kabupaten dan provinsi. 

"Contohnya dari kabupaten ada program bangun lapangan basket di suatu sekolah, dapat disinkronkan ke Provinsi supaya provinsi bisa dukung dari segi mana, supaya program itu tidak tumpang tindih," kata Soleman kepada wartawan, Rabu (24/7/2024).

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi di Jayapura, Asosiasi MRP Tagih Janji Presiden soal Hak Politik Orang Papua

Dalam rapat itu, setiap bidang memaparkan perencanaan program yang bakal dilakukan untuk diketahui bersama agar program yang anggarannya telah disiapkan oleh kabupaten tidak lagi dianggarkan oleh pemerintah provinsi. 

"Program prioritas yang belum dibiayai oleh Kabupaten, pemerintah kabupaten bisa usulkan ke Pemprov agar bisa dimasukan ke program Provinsi."

"Tahun ini, kami punya anggaran kurang lebih 15 miliar, itu terdiri dari DAU 5 miliar kemudian Otsus 10 miliar, jadi anggaran besar dari Otsus ini yang peruntukannya sudah sangat jelas," ungkapnya. 

Soleman menambahkan, dari anggaran 15 Miliar tersebut, digunakan untuk program prioritas di Kabupaten sekitar Papua Selatan, sebab yang berhubungan langsung dengan masyarakat adalah pemerintah kabupaten. 

"Dari 15 miliar ini, kira-kira mana yang kita bisa dorong ke kabupaten, misalnya 4 Miliar, masing-masing kabupaten 1 miliar, berarti angaran Otsus tersisa 6 Miliar dan sisanya mungkin untuk kesekretariatan dan lainnya," tambah Soleman. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved