Info Jayapura
Pengurus Perguruan Silat Nasional Ampuh Sehat Aman Damai Papua Dilantik di Kota Jayapura
Pencak silat merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan sehingga generasi tidak melupakan budaya.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pelantikan Perguruan Silat Nasional Ampuh Sehat Aman Damai (Persinas ASAD) periode 2024-2029 berlangsung di Aula Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Manshurin, Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, pada Minggu (20/10/2024).
Pelantikan tersebut dihadiri Pengurus Pusat Perisnas ASAD, Prof. Dedid Cahya Happyanto, pengurus tingkat Provinsi Papua, H. Jaenuri, dan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Papua, Alfius Demena, dan puluhan pengurus baru.
Pimpinan ASAD Pusat H. Prof. Dedid Cahya Happyanto mengatakan, pengukuhan tersebut dalam rangka meningkatkan dan membangun atlet-atlet berprestasi di Provinsi Papua. Menurut dia, kerjasama bersama IPSI Papua bisa membawa atlet ke kancah nasional hingga international.
Baca juga: PROFIL Ribka Haluk, Perempuan Papua yang Diangkat Prabowo Jadi Wakil Menteri Dalam Negeri
"Harapan kami siap membentuk kepengurusan yang ada di Papua tingkatkan dapat ditingkatkan prestasinya bersama IPSI Papua," katanya.
Ia berpesan, pencak silat merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan sehingga generasi tidak melupakan budaya.
Karena itu, pengurus baru dapat memberikan motivasi dan dukungan agar muncul atlet-atlet baru di Papua.
Dikatakan, organisasi tersebut juga berkembang dengab memanfaatkan teknologi, misalnya dalam mengukur stamina atlit sehingga bisa dilatih dengan terencana dan terstruktur di dukung IPSI Papua.
"Kita bangun sebagai organisasi yang kita cintai bersama supaya Papua tidak ketinggalan," katanya.
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Papua, Alfius Demena mengatakan, pelantikan Persinas ASAD merupkan salah satu langkah maju perguruan yang ada di pencak silat. Persinas ASAD salah satu perguruan dari 11 perguruan historis yang ada di Papua.
Baca juga: Pelantikan Prabowo-Gibran Dihadiri Perwakilan Papua Nugini, Vanuatu hingga Fiji
"Saya mendukung pelantikan tadi mereka dapat berkoordunasi dengan kita mereka butuh banyak atlet tangguh dari perkembangan pencak silat kedepan," katanya.
Alifus menyebut ada 14 perguruan yang tergabung di IPSI Papua. Pembinaaan terhadap atlet yang baik harus terus dilakukan untuk melahirkan atlet profesional.
"Kita kembangkan dalam aturan yang ada," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Suasana-pelantikan-Perguruan-Silat-Nasional-Ampuh-Se.jpg)