ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pilkada Nduga 2024

Namia Gwijangge Besut Program Nduga Mandiri: Cukupi Kebutuhan Pangan Hingga 100 Persen Pegawai OAP

Program Nduga Mandiri ini,kata Namia Gwijangge karena melihat indeks kekuatan dan kemampuan sendiri dari usaha masyarakat menghasilkan sesua

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Marcel
Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan nomor urut 1, Namia Gwijangge-Obed Gwijangge (NAMED). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, NDUGA- Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan nomor urut 1, Namia Gwijangge-Obed Gwijangge (NAMED) mencanangkan program Nduga Mandiri.

Program Nduga Mandiri ini,  kata Namia Gwijangge karena melihat indeks kekuatan dan kemampuan sendiri dari usaha masyarakat menghasilkan sesuatu.

"Kita tidak perlu mendatangkan sayur, daging, telur, ikan, ayam bahkan beras dari luar tetapi masyarakat harus mandiri. Kita juga bisa karena potensi itu ada dan tinggal dikembangkan," kata Namia kepada Tribun-Papua.com saat kampanye di Kota Kenyam, Selasa (22/10/2024).

Ia mengatakan, ke depan jika terpilih masyarakat harus diberdayakan dengan membuat pertenakan ayam pedaging dan petelur.

Baca juga: Peduli Pendidikan, Paslon Bupati-Wabup NAMED Janji Berikan Kartu Nduga Cerdas untuk Anak Sekolah

Peternakan babi juga dianggap penting karena itu menyangkut budaya dan adat istiadat.

"Kita selalu datangkan telur ayam, daging ayam dari luar begitupun daging. Ini sudah saatnya dirubah sehingga Nduga tidak selalu bergantungan pada daerah lain. Pemerintah bakal memberikan modal usaha kepada masyarakat," ungkapnya.

Ia menyebut, terkait dengan ternak babi yang sagat mahal di Nduga NAMED menginisiasi melalui program Nduga mandiri ini masing-masing kepala keluarga bakal disumbangkan satu pasang ekor ternak babi.

"Kami akan bentuk UPDT di Nduga untuk menyiapkan bibit babi kemdin dibagikan ke masyarkat untuk dipelihara. Kita belajar dari warga nusantara mereka bisa kenapa kita tidak bisa," katanya.

Baca juga: Dihadiri Ribuan Warga, Paslon NAMED Awali Kampanye Terbuka dengan Acara Bakar Batu di Kenyam Nduga

Namia membeberkan, upaya pengadaan beras analog juga berbahan dasar jagung, ubi, keladi, sagu dan masih banyak bahan lain.

"Ini perlu dilakukan agar kebutuhan pangan di Nduga bisa mencukupi. Setiap kepala kelurga diberikan 40 kg beras," tuturnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, untuk tes pegawai dalam program Nduga mandiri NAMED akan memperjuangkan hak asli Orang Asli Papua (OAP).

"Saya pastikan ada penerimaan tes pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) semua OAP agar kita bisa mandiri. Kami akan kumpulkan data nahasiswa Nduga yang lulus."

"Ini harus dilakukan agar jumlah angka pengangguran di Nduga bisa diatasi. Kalau ada lapangan pekerjaan maka Nduga pasti aman," tandas Namia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved