Jumat, 8 Mei 2026

PT Freeport Indonesia

Freeport Produksi 50 ton emas batangan Papua setiap tahun

Dengan adanya smelter itu, produksi konsentrat tembaga dari Papua tidak dilakukan di luar Indonesia.

Tayang:
Kompas/Aris Prasetyo
Pemandangan area tambang Grasberg Mine di Kabupaten Mimika, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia, Minggu (15/2). Lubang menganga sedalam 1 kilometer dan berdiameter sekitar 4 kilometer itu telah dieksploitasi Freeport sejak 1988. Hingga kini, cadangan bijih tambang di Grasberg Mine tersisa sekitar 200 juta ton dan akan benar-benar habis pada 2017 nanti. Kompas/Aris Prasetyo (APO) 15-02-2015 (ARIS PRASETYO) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marius Frisson Yewun

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - PT Freeport Indonesia (PTFI) akan memproduksi 50 ton emas batangan Papua setiap tahun, menyusul telah diresmikannya Smelter tembaga di Gresik, Jawa Timur.

Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia, Katri Krisnawati di Kota Jayapura, Kamis, (14/11/2024), mengatakan bukan saja emas yang dihasilkan oleh perusahaan yang beroperasi di Papua Selatan itu.

"Nanti dari smelter ini, kita diperkirakan dapat menghasilkan 1 juta ton katoda tembaga, 50 ton emas batangan dan 200 ton perak serta berbagai logam mulia lainnya," katanya.

Baca juga: PT Freeport Indonesia Gelar Media Gathering 2024 Bersama Jurnalis di Kota Jayapura 

Dengan adanya smelter itu, produksi konsentrat tembaga dari Papua tidak dilakukan di luar Indonesia.

"Dengan beroperasinya smelter di Gresik maka PTFI mengelola tambang tembaga terbesar di dunia. Kami menjadi perusahaan tambang terintegrasi dari hulu ke hilir terbesar di dunia, dari Papua untuk Indonesia," katanya.

Katri Krisnawati bersama tim hadir di Kota Jayapura, Papua dalam rangka kegiatan media gathering. Kegiatan ini berlangsung di Kawasan Wisata Pantai Hamadi.

Baca juga: PT Freeport Indonesia Gelar Media Gathering 2024, Katri Krisnati: Integritas Sangat Penting 

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 16:12 WIT itu, ratusan reporter, termasuk pendiri media maupun para pimpinan redaksi media, seperti Victor Mambor, Kris Ansaka, Lukcy Ireuw, termasuks Tribun-Papua.com, Choiruman. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved