Rabu, 20 Mei 2026

Kebakaran di Pasar Phara Sentani

Kebakaran Hanguskan Pasar Phara Sentani Jayapura Papua, Polisi Buru Penyebab

Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, mengungkapkan bahwa api diduga berasal dari sebuah ruko di bagian belakang Blok C.

Tayang:
Penulis: Taniya Sembiring | Editor: Lidya Salmah
istimewa
Tampak Pasar Phara Sentani dalam kepulan asap akibat kebakaran. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Taniya Sembiring

TRIBUN PAPUA. COM, JAYAPURA-  Peristiwa kebakaran hebat melanda Pasar Phara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Senin (2/12/2024) dini hari.

Gedung Blok B dan C serta ratusan lapak pedagang ludes terbakar.

Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, mengungkapkan bahwa api diduga berasal dari sebuah ruko di bagian belakang Blok C.

Berdasarkan keterangan saksi, api dengan cepat merambat akibat bangunan yang terbuat dari kayu dan kondisi angin yang kencang.

Baca juga: Polisi Selidiki Kebakaran yang Menghanguskan Empat Ruko di Sentani Kabupaten Jayapura Papua

Sejumlah pedagang mengalami kerugian materi yang cukup besar akibat peristiwa ini.

Menurut Kapolres Jayapura, pihaknya saat ini tengah menyelidiki laporan tentang kebakaran yang membuat pedagang mengalami kerugian materil.

"Dari keterangan saksi Hj IMA (58), awal mula dirinya mengetahui kejadian kebakaran tersebut ini dari anaknya yang juga mempunyai lapak di Pasar Phara Sentani, dan menurut informasi, awal mula api berasal dari lapak bagian belakang Blok C yang kemudian merambat ke Blok B, adapun api cepat merambat dikarenakan lapak-lapak tersebut terbuat dari kayu,"jelasnya.

"Kalau saksi Lia (40) menjelaskan bahwa sekitar pukul 02.30 Wit, saat itu dirinya sedang berada dirumah, namun tiba-tiba Ia mendapatkan telpon dari keponakannya yang memberitahukan bahwa pasar Phara Sentani terbakar,” imbuhnya.

Baca juga: Pasca-kebakaran Fasilitas Gas Cleaning Plant Smelter Freeport di Gresik, Begini Kondisi Karyawan

Sementara itu, saksi lainnya bernama Muh Erdin (25) yang merupakan pedagang di Pasar Phara Sentani,  menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya sedang tidur di lapaknya.

Namun, kata dia, tetiba sang ibumembangunkannya dan memberitahukan bahwa ruko mereka terbakar.

"Saksi Muh Erdin itu langsung bangun dan melihat bahwa kebakaran tersebut berawal dari ruko yang merupakan gudang jarang terbuka, kemudian api tersebut menyebar melalui tenda-tenda yang tergantung dan kemudian merembes ke lapak miliknya saat itu,"jelas kapolres.

Lanjut kapolres, saksi Milka Rante (51) yang juga merupakan pedagang Pasar Phara Sentani, menambahkan,  bahwa saat itu dirinya bangun sekitar jam 02.30 WIT untuk mempersiapkan jualan kue kering.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Mimika, Delapan Petak Kios Ludes Dilalap Api

Ia lalu mendengar bunyi klutuk-klutuk.

"Nah, saat dia membuka pintu, dia melihat bahwa api sudah menyala dari salah satu ruko jalan masuk blok B dan Blok C, setelah itu dirinya keluar dan berteriak api-api, dan bergegas untuk menyelamatkan diri,"tuturnya.

Kapolres pun mengimbau kepada masyarakat, agar untuk tetap menjauh dari lokasi TKP saat ini, dikarenakan masih ada sisa-sisa bara api.

"Saat ini belum ada barang bukti yang diamankan dari TKP tersebut, dan saat ini juga masih didatakan jumlah lapak jualan yang terbakar, serta terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab terjadinya kebakaran,"tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved