Sabtu, 25 April 2026

OTK Bakar Puluhan Kios di Yalimo

31 Kios di Yalimo Papua Pegunungan Ludes Dibakar OTK

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat berasal dari sebuah toko bangunan milik Arif.

Editor: Lidya Salmah
istimewa
Tampak kobaran api yang menghanguskan puluhan kios sepanjang ruas Jalan Trans Jayapura – Wamena, tepatnya di Kampung Bulmu, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Sebuah peristiwa kebakaran yang diduga disengaja telah meluluhlantakkan 31 toko di sepanjang ruas Jalan Trans Jayapura – Wamena, tepatnya di Kampung Bulmu, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, (14/12/2024) sekira pukul 00.45 WIT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat berasal dari sebuah toko bangunan milik Arif.

Saksi mata mengungkapkan bahwa sebelum api berkobar, terdengar suara langkah kaki di atas atap toko dan tercium bau kabel terbakar.

"Saya langsung keluar dan melihat api sudah mulai membesar. Warga sekitar berusaha memadamkan api, tapi api cepat sekali menjalar ke toko-toko lainnya," ujar Arif.

Baca juga: Polres Yalimo Selidiki Penembakan Yang Menewaskan Sopir di Jalan Trans Jayapura-Wamena

Api dengan cepat melalap puluhan toko kelontong yang berderet di sepanjang Jalan Trans Jayapura-Wamena.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian kesulitan mengendalikan api akibat terbatasnya akses dan peralatan.

"Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIT setelah meluluhlantakkan hampir seluruh bangunan di lokasi kejadian," kata seorang petugas pemadam kebakaran.

Baca juga: Polres Yalimo Intensifkan Patroli untuk Jaga Stabilitas Jelang Pilkada

Kerugian Besar dan Motif Misterius

Peristiwa kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang sangat besar.

Selain toko bangunan, puluhan toko kelontong dengan berbagai jenis dagangan juga rata dengan tanah.

Para pedagang mengalami kerugian yang sangat besar karena sebagian besar barang dagangan mereka tidak dapat diselamatkan.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran dan dugaan keterlibatan OTK. 

Identitas pelaku dan motif dari pembakaran tersebut belum dapat dipastikan.

Pihak keamanan setempat juga telah meningkatkan pengawasan di daerah tersebut untuk mengantisipasi potensi kerusuhan lebih lanjut.

Kejadian ini menambah daftar insiden kebakaran yang terjadi di wilayah Papua Pegunungan, yang belakangan ini kerap dihiasi dengan ketegangan sosial dan gangguan keamanan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved