Info Mimia
Enam Orang Terkena Anak Panah saat Dua Kelompok Warga Saling Serang di Kota Timika, Kabupaten Mimika
"Sebenarnya ini kasus lama yang sudah diselesaikan dengan acara adat, tetapi mereka bentrok lagi," kata Kapolres Mimika kepada Tribun-Papua.com.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Enam orang di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah terkena anak panah saat dua kelompok warga di Kota Timika saling serang, Minggu (19/1/2025).
Dua kelompok warga yang terlibat aksi serang diketahui dari Kelompok Riki Dolame dan Kelompok Tomi Dolame, di mana mereka masih ada hubungan keluarga.
Baca juga: Konflik Lama Antar-saudara di Timika Mencuat Kembali, Satu Mobil Dibakar
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario mengatakan, awalnya warga dari kelompok Tomi Dolame sedang memetik pinang lalu dipanah kelompok Riki Dolame sehingga terjadi aksi saling serang.
"Sebenarnya ini kasus lama yang sudah diselesaikan dengan acara adat, tetapi mereka bentrok lagi," kata Kapolres Mimika kepada Tribun-Papua.com.
Baca juga: Gereja Katolik Putaapa di Kabupaten Dogiyai Ludes Terbakar pada Minggu Siang
Enam warga yang terkena anak panah sudah dilarikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dan RSMM.
"Tidak ada korban meninggal dunia saat saling serang," ungkapnya.
Baca juga: Aksi Heroik Tim SAR Selamatkan Korban Percobaan Bunuh Diri dari Lantai 8 Sebuah Hotel di Abepura
Kapolres memastikan situasi sudah kondusif usai kerja keras aparat membubarkan massa dan memberikan imbauan.
"Situasi saat ini kondusif. Aparat masih disiagakan guna mencegah adanya aksi susulan," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Suasana-saling-serang-di-Jalan-Baru-Timika-Papua-Tengah-Minggu-1912025.jpg)