Papua Tengah
Ini Hasil Pertemuan DPR Provinsi Papua Tengah Bersama Menpan-RB Soal CPNS
Ketua sementara, DPR Provinsi Papua Tengah, Maximus Takimai mengatakan, pertemuan tersebut membahas beberapa hal, misalnya terkait pengangkatan CPNS
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, bersama pemerintah provinsi dan perwakilan Pencari Kerja (Pencaker) telah bertemu dengan pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ketua sementara, DPR Provinsi Papua Tengah, Maximus Takimai mengatakan, pertemuan tersebut membahas beberapa hal, misalnya terkait pengangkatan CPNS pada 2025 ini, harus 100 persen untuk Orang Asli Papua (OAP).
Baca juga: YSSI Gelar Webinar Untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang Gizi
"Namun permintaan ini ditolak, karena katanya pengangkatan itu harus melalui pengumuman langsung dari Presiden, nanti setelah itu baru bisa dilaksanakan," kata Maximus kepada Tribun-Papua.com, Kamis, (30/1/2025).
Lalu pembahasan berikut yang dibahas terkait, formasi CPNS 2024 yang sedang berjalan ini, untuk bagaimana dari total 950 orang, sebagian atau 450 untuk OAP.
Baca juga: Cegah Stunting, Agen Perubahan Lokal Mimika dan Asmat Mendapat Pelatihan dari Wahana Visi
"Namun ini juga ditolak, karena formasi tersebut sudah ditutup dan Menpan sampaikan itu kembali ke undang-undang otonomi khusus, yang mana 80 persen untuk OAP, dan 20 Non OAP," ujarnya.
Baca juga: Satgas Yonif 756/WMS Mendukung Kesejahteraan Warga Waghete di Deyai
Dari hasil tersebut lanjut Maximur, DPR Provinsi sudah menyampaikan kepada Pemprov Papua Tengah bahwa, dalam seleksi CPNS yang sedang berlangsung saat ini, 80 persennya harus benar-benar OAP. "Ini untuk mewujudkan undang-undang Otsus," pungkasnya. (*)
Anggota DPR Papua Tengah
DPR Papua Tengah
Info Papua Tengah
Diskominfo Papua Tengah
Tribun-Papua.com
Pj Gubernur Papua Tengah
| Angka Pengangguran Turun Drastis Warnai Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Papua Tengah 2025 |
|
|---|
| Papua Tengah Kelola Pendapatan Rp4,12 Triliun dan Tekan Stunting ke 12,75 Persen Sepanjang 2025 |
|
|---|
| Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Pemprov Papua Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah di Nabire |
|
|---|
| Pemprov Papua Tengah Sebut UT Jayapura Jawaban Pendidikan di Daerah Tersulit |
|
|---|
| Gubernur Papua Tengah Siapkan Fondasi Pembangunan Emas Dua Dekade Melalui RTRW 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ketua-sementara-DPRP-Papua-Tengah-30-jan-25.jpg)