Jumat, 10 April 2026

Info Nabire

Pemkab Nabire Tertibkan Lapak Liar di Badan Jalan, Ini Alasannya

Sekda Nabire, Pieter Erari mengatakan, penertiban tersebut menyasar Kalibobo, dekat kantor DPR Nabire, Oyehe, SP 1, dan SP 2.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/Calvin
PEMBONGKARAN LAPAK LIAR: Tampak jajaran lapak liar yang ditertibkan oleh Satpol-PP di daerah Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Foto: Tribun-Papua.com, Calvin Lois Erari. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire menertibkan seluruh lapak liar yang berada di sepanjang bahu jalan Kota Nabire..

Hal ini dilakukan karena keberadaan lapak-lapak liar ini kerap menimbulkan kemacetan.

Sekda Nabire, Pieter Erari mengatakan, penertiban tersebut menyasar Kalibobo, dekat kantor DPR Nabire, Oyehe, SP 1, dan SP 2.

"Berkaitan dengan penertiban, kita sudah rapat bersama bupati, maka itu ini dilakukan," kata Pieter kepada Tribun-Papua.com, Kamsi, (13/2/2025).

Baca juga: Pemkab Nabire Pastikan Kesiapan Penuh untuk Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Menurut Pieter, mereka yang sering berjualan di badan jalan ini, sebenarnya menjual di dalam pasar saat pagi hari.

"Tapi nanti saat siang, mereka keluar lagi berjualan di luar, sehingga dengan bertambahnya masyarakat, tapi juga kendaraan, maka ruas jalan yang dilalui pengendara sempit, dan itu sangat mengganggu lalu lintas,"terangnya.

"Apalagi yang di SP 1 dan SP 2, itu macet sekali karena adanya lapak-lapak liar ini, untuk itu kita tertibkan, sehingga wajah Ibu Kota Papua Tengah ini bisa indah dan bersih," imbuhnya.

Baca juga: Ini Penjelasan Sekda Piter Erari, Soal TPP ANS Pemkab Nabire

Menurut Pieter, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, intens membersikan sampah.

Namun, sambung dia, jika masih ada yang berjualan di bahu jalan, maka hal itu percuma saja.

"Keberadaan lapak di bahu jalan juga sangat berbahaya, dan bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan Sehingga, sebelum ini terjadi, maka kita harus tertibkan, dan penertiban ini akan terus dilakukan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved