Kamis, 9 April 2026

Lanny Jaya

Perbaikan Rumah Konflik Pilkada Lanny Jaya Masuk Program 100 Hari Bupati Aletinus dan Fredi

Ketika anggarannya mencukupi kita benahi dalam kota dulu, karena sudah pasti tahun ini kita akan benahi dalam kota, kita lihat dalam satu tahun ini de

Istimewa
Situasi kerusuhan di Lanny Jaya, yang beredar di media sosial whatsApp pada Desember 2024. Konflik yang berujung pembakaran rumah-rumah warga itu merupakan imbas dari pilkada 2024. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM,TIOM - Bupati Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, Aletinus Yigibalom bersama Wakil Bupati Fredi Ginia Tabuni akan melakukan progran kerja 100 hari dengan memulai pembangunan dan pelayanan dari kampung - kampung.

Bupati Lanny Jaya didampingi Wakil Bupati Fredi Ginia Tabuni saat diwawancarai media, menyampaikan rasa syukur karena dalam perjalanannya dari Bandar Udara Sentani Kabupaten Jayapura ke Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan disambut masyarakat, dengan cuaca yang baik.

Baca juga: Jenderal Bintang II Akui Bupati Athenius Murib Punya Kemampuan Bawa Perubahan di Jayawijaya

Angenda 100 hari lainnya adalah soal kerusakan rumah dan kendaraan pasca kebakaran akibat konflik politik pada pemilihan kepala daerah di sana.

Aletinus menegaskan bahwa pihaknya akan melihat hal itu secara bertahap sesuai angaran yang tersedia.

Baca juga: 100 Hari Menjabat, Bupati Lanny Minta Warga Pulang Kampung Sebab Program Dimulai Dari Kampung

"Rumah-rumah yang sudah terbakar dan kendaraa ini karena adanya dinamika politik, maka kami hadir dan akan menyelesaikannya secara bertahap, kami sudah menyampaikan kepala dinas perumahan untuk menghitung luas area rumah kebakaran," ujarnya.

Bupati mengakui wajud kota Lanny Jaya harus indah, sehingga akan dibangun ulang dengan menggunakan dana pemerintah.

Baca juga: Suku Sobey di Sarmi Ungkapkan Kesetiaan Mereka Kepada Bupati Dominggus Melalui Tarian Adat

"Ketika anggarannya mencukupi kita benahi dalam kota dulu, karena sudah pasti tahun ini kita akan benahi dalam kota, kita lihat dalam satu tahun ini dengan kondisi anggaran yang terbatas," sambungnya.

Selain itu, kebutuhan air bersih juga menjadi pilihanya bersama wakil bupati di dalam program 100 hari di Kabupaten Lanny Jaya.

Baca juga: Peringatan HUT YPK di Sarmi Diwarnai Jalan Santai Hingga Tarian Tradisional

"Kita upayakan air bersih yang ada dengan penyambungan ke rumah-rumah, ini yang kita fokus dalam ibu kota dulu," pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa akibat konflik politik pada pemilu kepala daerah 2024, massa pendung calon kepala daerah melakukan aksi saling serang hingga membakar rumah-rumah di pusat kota Lanny Jaya, yaitu di Tiom.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved