Info Papua Tengah
Pendidikan Gratis Layak Diterapkan di Provinsi Papua Tengah
Anggota DPR Papua Tengah, Peanus Uamang sangat mendukung rencana ini karena pendidikan gratis perlu diterapkan di Papua Tengah.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE - Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, berencana akan menerapkan pendidikan gratis, mendirikan universitas negeri dan rumah sakit mewah di wilayahnya.
Hal ini disampaikan Meki saat memimpin apel perdana bersama ASN Pemprov Papua Tengah, pada Jumat (7/3/2025) di Bandara Lama, Jalan Jenderal Sudirman, nomor 1, Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.
Menanggapi rencana ini, Anggota DPR Papua Tengah, Peanus Uamang sangat mendukung rencana ini karena pendidikan gratis perlu diterapkan di Papua Tengah.
"Kenapa, karena SDM kita disini masih sangat kurang," kata Peanus kepada Tribun-Papua.com, Selasa (11/3/2025).
Baca juga: Meki Nawipa Jadi Ketua Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua, Apolo Sekretaris: Begini Programnya
Kemudian Peanus yang juga sebagai Politisi Partai PAN ini berharap, pendidikan gratis juga perlu dilakukan di seluruh tingkatan, yaitu sekolah-sekolah yayasan maupun negeri, dan ditetapkan di semua tingkatan, baik dari Paud, TK, SD, SMP, dan SMA, agar sumber daya manusia yang ada juga, dapat bertumbuh dengan baik.
"Supaya ketika ada pekerjaan yang datang disini, tidak lagi diberikan kepada orang lain untuk mengendalikannya, tetapi diberikan kepada anak-anak asli Papua," tandasnya.
Selain itu Peanus bilang sangat mendukung rencana kepala daerah di provinsi ini yang bakal mendirikan universitas negeri, karena Papua Tengah sangat membutuhkan itu.
"Supaya ke depan generasi kita tidak lagi menimbah ilmu keluar daerah, tetapi tetap di Papua Tengah, karena semua fasilitas pendidikan sudah ada dan tersedia," ujarnya.
Lalu soal akan didirikan rumah sakit termegah juga di Papua Tengah, lanjut Peanus, itu perlu dilakukan.
"Supaya, masyarakat kita dari delapan kabupaten tidak harus keluar, tetapi datang ke Nabire untuk berobat, karena kita sudah mempunyai fasilitas kesehatan yang memadai. Jadi pada prinsipnya, saya mendukung semua rencana ini," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/AUDIT-Anggota-Komisi-IV-DPR-Papua-Tenga.jpg)