Info Kabupaten Yapen
Bupati Yapen Benyamin Arisoy Buka Musrembang Tingkat Distrik Angkaisera: Banyak Program Tidak Jalan
Bupati Benyamin menerima keluhan dari masyarakat tentang banyaknya program Musrembang yang tidak terlaksana.
Penulis: Yulian Marvin Raubaba | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Marvin Raubaba
TRIBUN-PAPUA.COM, YAPEN - Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat Distrik Angkaisera, Provinsi Papua, Rabu (12/3/2025).
Bupati Benyamin Arisoy didampingi Ketua sementara DPRK Yapen Ebson Sembai, beserta rombongan Forkopimda disambut prosesi tarian adat dan injak piring oleh masyarakat.
Bupati Benyamin menerima keluhan dari masyarakat tentang banyaknya program Musrembang yang tidak terlaksana.
Baca juga: Wakil Bupati Yapen Roi Palunga Tinjau Akses Penyebrangan Terputus Akibat Banjir di Korombobi
"Karena itu saya tekankan bahwa, jangan bikin program banyak-banyak, program yang dibuat harus benar-benar yang dibutuhkan masyarakat. Itu yang harus diusulkan," kata Bupati.
Ditegaskan Bupati, Dana Desa serta Dana Bos dari sektor pendidikan harus dimanfaatkan sebagai sumber anggaran yang direncanakan dalam Musrembang, agar lebih efisien dan bisa memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut bukan tanpa alasan sebab, Kabupaten Kepulauan Yapen alami defisit anggaran cukup besar karena kebijakan efisiensi dari pusat.
"Semua sumber dana kita dipotong, baik DAK, DAU, Otsus yang angkanya hampir mencapai 60 milyar. Masyarakat harus tau ini," jelas Bupati Yapen.
Oleh sebab itu, Bupati Benyamin menyatakan tidak ada strategis khusus dalam menghadapi situasi keungan daerah yang cukup sulit saat ini.
Semua anggaran yang ada, kata Bupati, akan dimanfaat secara baik oleh pemerintah untuk melayani kepentingan dasar yang berkaitan dengan masyarakat.
Baca juga: Kendalikan Inflasi Daerah, Bupati Yapen Tinjau Kontainer Bapok yang Tiba di Pelabuhan Serui
Secara tegas Bupati Benyamin Arisoy juga ingatkan para pejabat baik ditingkat Kabupaten, Distrik, hingga Kampung yang bertanggung jawab mengelola keungan daerah tidak boleh ada penyalaggunaan.
"Tidak boleh ada yang main-main, termasuk dana Desa, dana Bos saya pastikan tidak boleh ada yang korupsi," tegas Bupati.
"Saya tidak main-main kalau soal ini, saya akan perhatikan semua. Silahkan saja kalau ada yang mau bermain, nanti akan hadapi konsekuensinya sendiri," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/MUSREMBANG-Bupati-Kepulauan-Yap.jpg)