Minggu, 17 Mei 2026

SMK 2 Jayapura

SMK 2 Jayapura Hubungkan 276 Siswanya Dengan Dunia Kerja

"Jadi setelah PKL siswa kami ini berkesempatan langsung direkrut oleh mitra kami seperti Telkom, Alfamidi, Kimia Farma, apa yang mereka pelajari di la

Tayang:
Tribun-Papua.com/Taniya Sembiring
SMK 2 JAYAPURA : Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru saat meninjau langsung siswa/i SMK N2 Jayapura saat ujian Kompetensi Keahlian Senin (28/4/2025). Ini merupakan upaya pihak sekolah untuk membantu siwanya agar diserap di dunia kerja usai lulus nanti. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebanyak 276 siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Jayapura mengikuti uji kompetensi keahlian (UKK) untuk 5 program keahlian berbeda.

Ujian yang berlangsung sejak 8 hingga 30 April 2025 ini merupakan tahapan akhir setelah para siswa menyelesaikan praktik kerja lapangan (PKL) selama 3 bulan yang baru berakhir pada 20 April. 

Baca juga: 306 Peserta CPNS Formasi 2024 Kabupaten Kepulauan Yapen Jalani Tes SKB

Kepala Sekolah SMK 2 Jayapura Elia Waromi menjelaskan bahwa pelaksanaan PKL di akhir semester 6 dirancang agar siswa langsung terhubung dengan dunia industri.

"Jadi setelah PKL siswa kami ini berkesempatan langsung direkrut oleh mitra kami seperti Telkom, Alfamidi, Kimia Farma, apa yang mereka pelajari di lapangan masih segar sehingga peluang untuk dipekerjakan lebih besar," jelasnya kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura Senin (28/4/2025).

Baca juga: SKKP Resmi Bangun Dapur Untuk Cegah Gizi Buruk di Kota Jayapura

Lima program yang diuji kali ini seperti usaha layanan pariwisata, teknik komputer, jaringan bisnis daring dan pemasaran, manajemen perkantoran akuntansi dan lembaga keuangan. 

Elia Waromi menambahkan, disiplin kerja menjadi tantangan utama bagi para siswa.

Baca juga: Pemkot Jayapura Alokasikan Rp9 Miliar Dana Otsus Untuk Bantu 7.706 Pelajar

"Meskipun keterampilan teknis mereka telah memenuhi standar industry, kami yakin anak-anak ini mampu menyelesaikan ujian dengan baik, saya berharap mereka bisa menunjukkan kedisiplinan kerja yang sesuai kebutuhan industri," ucapnya.

Dijelaskan kepala sekolah, pada hari ujian mitra industri turut hadir sebagai penguji eksternal sekaligus memberikan penilaian langsung terhadap hasil praktik siswa sebagai bagian dari program sekolah mitra industry, juga berperan sebagai guru tamu yang mengajar selama 1 semester dengan alokasi waktu 52 jam.

Baca juga: Sempat Tertunda 10 Tahun, Pemkot Jayapura Kembali Bahas Tata Ruang Pembangunan Perumahan

Hasil UKK akan dinilai berdasarkan portofolio dan bukti kompetensi yang dikumpulkan.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara SMK 2 Jayapura dan dunia industri dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan kompeten di bidang nya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved