Lanny jaya Cerdas
Pendataan Mahasiswa Program Lanny Jaya Cerdas Kini Gunakan Sistem Digital
“Regulasi dan SOP yang digunakan masih merujuk pada aturan lama sejak 2016 –2017. Saat ini kami tengah merevisinya agar lebih sesuai dengan kebutuhan
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program "Lanny Jaya Cerdas" yang selama ini menjadi progran ungulan dalam pemberian bantuan pendidikan bagi mahasiswa Lanny yang tersebar di seluruh Indonesia hingga luar negeri.
Evaluasi ini dipimpin langsung oleh Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, yang turut dihadiri oleh Asisten I dan III, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Komisi C DPRD Bidang Pendidikan, serta tim kerja (Pokja) Lanny Jaya Cerdas dan sejumlah staf ahli.
Baca juga: 18 Anggota TPNPB-OPM Dilaporkan Tewas dalam Kontak Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Aletinus Yigibalom yang diwakili oleh Asisten III Sekda Lanny Jaya, Andi Hendarka, S.Hut., M.Si. mengatakan program Lanny Jaya Cerdas tahun 2025 belum dapat dijalankan sebelum evaluasi dan perbaikan regulasi diselesaikan.
“Regulasi dan SOP yang digunakan masih merujuk pada aturan lama sejak 2016 –2017. Saat ini kami tengah merevisinya agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi terbaru,” ujarnya di Wamena, Rabu (14/05/2025) kemarin malam.
Baca juga: Dosen FH Uncen Kuatkan Pemahaman Hukum Bagi Pelajar SMA Muhammadiyah Jayapura
Salah satu inovasi penting yang akan diterapkan adalah sistem pendaftaran berbasis digital. Mahasiswa diwajibkan untuk melakukan input data secara mandiri melalui aplikasi online, yang mencakup informasi seperti jurusan, universitas, kota studi, semester, nama orang tua, hingga asal distrik dan kampung.
“Sistem ini kami bangun agar database mahasiswa Lanny Jaya lebih akurat, terupdate, dan bisa kami pantau secara berkelanjutan. Tidak hanya untuk bantuan studi akhir, tapi juga bantuan pemondokan dan konsumsi di asrama yang saat ini sedang kami regulasikan,” tambahnya.
Baca juga: KK Jose Hadir di Wamena Untuk Bangkitkan Semangat Generasi Muda Papua Pegunungan
Lanjutnya, Bupati Aletinus juga telah menginstruksikan agar Pokja mengirim surat resmi kepada masing-masing koordinator wilayah (korwil) mahasiswa untuk segera mensosialisasikan sistem input data baru ini.
“Data manual yang digunakan selama ini sudah banyak yang kedaluwarsa dan tidak akurat. Oleh karena itu, ke depan semua akan berbasis digital sesuai arahan bupati,” jelas Hendarka.
Baca juga: Kapolres Yapen Berikan Penghargaan Kepada 4 Anggota yang Gagalkan Peredaran Ganja
Langkah ini juga bertujuan untuk menertibkan data penerima bantuan, agar program benar-benar menyasar mahasiswa asli Lanny Jaya.
“Karena selama ini ditemukan data mahasiswa penerima bantuan berasal dari kabupaten tetangga. Ini tentu merugikan mahasiswa Lanny Jaya yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Baca juga: Penyebab Eveline Injaya Hengkang dari PSBS Biak: Banyak Intervensi hingga Gaji Pemain Tersendat
Untuk itu, mahasiswa diimbau bersabar dan mengikuti seluruh tahapan pembaruan sistem ini.
“Saya yakin dengan link yang diberikan, proses pengisian data ini tidak akan sulit dan bisa diselesaikan dalam satu hingga dua minggu,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/maslasaksaslamllanny-jaya-cerdasaa.jpg)