Selasa, 14 April 2026

Papua Tengah

BP3OKP Sebut Daya Serap Anggaran Otsus di Papua Tengah Lambat

karena sesuai hasil evaluasi kementerian, maupun lembaga, daya serap dana Otsus di Bumi Cenderawasih masih rendah,

Tribun-Papua.com/Calvin Erari
DANA OTSUS PAPUA - Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) perwakilan Papua Tengah, Irjen Pol (Purn) Pietrus Waine ketika wawancara, Kamis, (31/7/2025). Ia meminta pemerintah memperhatikan daya serap anggaran Otsus. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua merupakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dikucurkan pemerintah pusat, untuk meningkatkan kesejahteraan orang asli Papua, melalui berbagai program pembangunan. 

Dari manfaat yang ada, maka anggaran ini menjadi harapan besar bagi masyarakat di Bumi Cenderawasih.

Baca juga: Sebagian Besar Distrik di Nabire Diguyur Hujan Ringan Pada 1 Agustus

Atas hal tersebut, pemerintah daerah perlu menggunakan anggaran tersebut dengan baik, dan memperhatikan waktu penggunaan dana ini, sesuai ketentuan.

Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) perwakilan Papua Tengah, Irjen Pol (Purn) Pietrus Waine mengatakan, ketepatan waktu sangatlah penting.

Baca juga: Pengurus YPMAK Kunjungi Asrama Pelajar Amor di Semarang

"Kenapa, karena sesuai hasil evaluasi kementerian, maupun lembaga, daya serap dana Otsus di Bumi Cenderawasih masih rendah," kata Pietrus kepada awak media, termasuk, Tribun-Papua.com, Kamis malam, (31/7/2025).

Hasil evaluasi juga menyebutkan bahwa program yang disusun dari provinsi dan kabupaten belum semuanya tepat sasaran sehingga hasilnya tidak terlihat.

Baca juga: Teken Pakta Integritas, Imigrasi Wilayah Papua Wujudkan Pemerintahan Bersih

Persoalan lain yang ditemukan adalah terkait ketepatan waktu pelaksanaan program yang lambat, menyebabkan daya serap dana Otsus rendah atau tidak sesuai target yang diberikan.

"Terutama dalam aspek tata kelola dana Otsus, perlu dikoordinasikan dengan kementerian, lembaga, perencanaan, dan pengawasan, sehingga progresnya tepat sasaran, dan hasilnya juga dapat terlihat, maupun terukur," ujarnya.

Baca juga: Bappeda Jayapura Tentukan Skala Prioritas Pembiayaan Kesehatan dan Pendidikan di Distrik Airu

Terkait transparansi dana Otsus, menurut Petrus, saat ini sudah sistem transformasi, seperti SIPP, SIKD, SIPD dan lain sebagainya.

"Nah, semua hasilnya, ada di dalam sistem ini, dan bisa dilihat disitu," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved