Kanal

Viral, Anggota Polisi Saling Dorong dengan Warga, Bermula Masalah Topi Terbalik, Ini Penjelasannya

Tangkapan layar seorang polisi yang tengah mendorong warga karena topinya dibalik. - (Facebook/Abdul Haladi)

Secara aturan, setiap pengunjung di Polres Konawe harus meninggalkan kartu tanda penduduk (KTP) asli di pos penjagaan.

Akan tetapi, salah seorang dari keduanya dianggap tidak sopan saat meletakkan KTP yang akan ditinggal di pos.

"Salah satu orang yang dari LSM tersebut cara meletakkannya itu dilempar ke arah kotak yang digunakan untuk wadah KTP tersebut," jelas dia.

Setelah melempar KTP-nya, orang tersebut membalikkan topi yang ia pakai.

Melihat tindakan ini, seorang anggota polisi bernama Aipda Wigi yang saat itu berjaga menghampiri orang tersebut dan memperingatkan untuk tidak melempar dan membalikkan topinya.

Menurut dia, anggota tersebut saat ini bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Konawe.

Peristiwa ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Pada malam hari setelah kejadian tersebut, kami sudah mendatangi rumah orang dari LSM tersebut dengan tujuan menyelesaikan permasalahan itu. Dia (orang dari LSM) juga meminta maaf serta mengakui bahwa dirinya kurang sopan," ujar Alboin.

(Kompas.com/ Dandy Bayu Bramasta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Anggota Polisi Dorong Warga karena Pakai Topi Terbalik, Ini Kronologinya"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com

Video Detik-detik Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung RI Arminsyah, Mobil Hangus Terbakar

Berita Populer