ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Biak Numfor

Dubes Jepang Bakal Tinjau MBG Biak Numfor Pada September

Kunjungan ini bertujuan memantau langsung dukungan Pemerintah Jepang melalui UNICEF dalam penyediaan maka

Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
Paripurna DPRK - Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, sampaikan pidato dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Biak Numfor masa sidang III tahun sidang 2025 yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2024 serta Raperda Non APBD tahun 2025. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua memastikan kesiapan menyambut kunjungan Duta Besar (Dubes) Jepang yang dijadwalkan berlangsung pada 9 – 11 September 2025 mendatang.

Kunjungan ini bertujuan memantau langsung dukungan Pemerintah Jepang melalui UNICEF dalam penyediaan makanan bergizi gratis (MBG) bagi anak sekolah di Biak Numfor.

Baca juga: Kejahatan di Jayawijaya Masuk Hingga ke Dalam Gereja

Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Besar Jepang dan UNICEF melalui zoom meeting terkait agenda itu.

“Kami berharap ketika kunjungan Bapak Duta Besar nanti, kita sudah siap memberikan laporan dan pertanggungjawaban atas dukungan yang diberikan Pemerintah Jepang melalui UNICEF. Untuk sementara, bantuan ini di Papua hanya diberikan kepada Kabupaten Biak Numfor, sehingga menjadi tanggung jawab sekaligus tantangan bagi kita,” kata Bupati saat dikonfirmasi di Biak, Kamis (21/8/2025)

Baca juga: Pejabat Papua Tengah Apresiasi TMMD Ke-125 Sebab Ikut Membangun Daerah

Berdasarkan data dari dinas pendidikan dan Pokja setempat, program ini diperuntukkan bagi 2.500 siswa yang akan dilayani melalui lima dapur Sekolah Penyedia Pangan Gizi (SPPG). Kelima dapur tersebut disiapkan agar saat kunjungan berlangsung, dubes dan tim langsung memonitor dan evaluasi.

Bupati memastikan mereka siap mendukung program tersebut, apalagi makanan bergizi gratis merupakan bagian dari program nasional yang wajib dilaksanakan secara berjenjang dari pusat hingga daerah.

Baca juga: Ini Harapan Pangdam Cenderawasih saat Menutup TMMD 2025 di Nabire

“Kita harus bersyukur karena di Papua, hanya Biak Numfor yang mendapatkan bantuan ini. Namun, pengelolaannya dilakukan secara langsung oleh UNICEF,” tambah bupati.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, menambahkan, selain pemberian makanan bergizi gratis, UNICEF juga akan melaksanakan program literasi gizi. Program ini ditujukan untuk melatih guru-guru agar memiliki pemahaman tentang gizi, higenitas, serta pengolahan makanan sehat untuk anak-anak di sekolah.

Baca juga: Videografer KKB Papua Ditangkap di Nabire, Siprianus Weya Disebut Anak Buah Aibon Kogoya

“Bukan hanya makanannya yang disiapkan, tetapi juga pemahaman tentang gizi bagi guru. Dengan begitu, program ini bisa berkelanjutan dan memberi manfaat lebih luas,” jelasnya.

Program makanan bergizi gratis ini menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari anak-anak TK, PAUD, SD, SMP, SMA, hingga ibu hamil. Khusus untuk ibu hamil, pendataan akan dilakukan melalui posyandu.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved