Selasa, 7 April 2026

Info Sarmi

Dandim Sarmi Pimpin Upacara Harkitnas ke-116

Letkol Czi Bagus Marsudi Joko Hartono, membacakan sambutan Menkoinfo Budie Arie Setiadi, menekankan pentingnya memanfaatkan kemajuan teknologi.

Penulis: Anderson Esris | Editor: Lidya Salmah
istimewa
Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-116 yang dilaksanakan Kodim 1712/Sarmi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI- Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke - 116 Tahun 2024 Kodim 1712/Sarmi menggelar upacara dengan tema "Bangkit Untuk Indonesia Emas", yang dipimpin oleh Dandim 1712 sarmi Letkol Czi Bagus Marsudi Joko Hartono, bertempat di lapangan upacara kodim 1712/Sarmi, Selasa (21/5/2024).

Dandim 1712/Sarmi,  Letkol Czi Bagus Marsudi Joko Hartono, membacakan sambutan Menkoinfo Budie Arie Setiadi, menekankan pentingnya memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menggapai visi indonesia emas.

"Hari  ini kita dihadapkan pada suatu realitas yang terpampang terang yakni kemajuan teknologi yang melesat cepat kita sudah memilih bukan hanya ikut serta tetapi lebih daripada itu menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia hari-hari ini hingga dua dekade kedepan merupakan momen krusial yang akan sangat menentukan langkah kita dalam mewujudkan itu semua," ucapnya.

"Hari ini kita juga berada pada fase kebangkitan kedua melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari sahabat yang lalu,"sambung dia.

Baca juga: 58 Orang Peserta Ikut Tes Wawancara Calon Panwaslu Distrik Tingkat Kabupaten Sarmi

Indonesia saat ini menghadapi beragam tantangan dan peluang baru kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru, kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban.

"Hari ini inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner,"katanya.

"Kita telah terbentang potensi kekuatan yang siap merambah dunia bonus demografi menunjukkan bagaimana 60 persen penduduk Indonesia dalam 2 dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi sebagaimana telah berkali-kali dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo,"katanya lagi.

Peluang Indonesia menjadi negara maju ada dalam 10 hingga 15 tahun ke depan dengan memaksimalkan bonus demografi presiden juga menekankan bagaimana di dalam sejarah peradaban negara-negara dan bangsa-bangsa.

Kesempatan itu hanya datang satu kali oleh karena itu sama-sama sekali tidak boleh keliru dalam memilih langkah.

"Potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle income trap perekonomian Indonesia harus tumbuh di kisaran 6 hingga 7 persen untuk dapat mencapai target, negara berpendapatan tinggi atau negara maju pada tahun 2045, dengan pencanangan percepatan transformasi digital Nasional oleh Bapak presiden Joko Widodo yang dipacu beberapa tahun terakhir ini,"terangnya.

Tantangan demi tantangan dapat dihadapi bersama kerjasama dari seluruh komponen bangsa telah menggerakkan roda transformasi dengan pasti hasil demi hasil mulai nikmati mulai dari kalangan perkotaan sampai dengan pedesaan di seluruh penjuru tanah air.

"Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini kita harus menatap masa depan dengan penuh optimis kepercayaan diri dan keyakinan kemajuan telah terpampang di depan mata momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban karena kita berkejaran dengan waktu di titik inilah seluruh potensi sumber daya alam kita bonus demografi kita potensi transformasi digital kita menjadi modal dasar menuju Indonesia emas 2045, Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia emas,"tandasnya. (*) 

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved