Harga cabai di Mimika
Harga Cabai Rawit di Mimika Tembus Rp120 Ribu Meski Stok Lokal Melimpah
Dari pantauan Tribun-Papua.com pada pukul 10.00 WIT di Pasar Sentral Mimika, harga bawang merah dan bawang putih masih stabil di
Ringkasan Berita:
- Harga cabai rawit dan cabai keriting naik signifikan jelang Lebaran.
- Sejumlah komoditi lain seperti bawang, tomat, dan sayuran relatif stabil.
- Permintaan meningkat jadi pemicu utama kenaikan harga.
- Stok cabai sebenarnya melimpah, namun terdorong permintaan luar daerah.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan jelang H-2 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Pasar Sentral, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (19/3/2026).
Kenaikan harga terlihat pada beberapa komoditas utama, khususnya cabai. Harga cabai rawit kini mencapai Rp120 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp60 ribu per kilogram.
Sementara itu, cabai keriting naik menjadi Rp80 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp60 ribu per kilogram.
Baca juga: Panitia PHBI Nabire Pusatkan Salat Id 2026 di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah
Dari pantauan Tribun-Papua.com pada pukul 10.00 WIT di Pasar Sentral Mimika, harga bawang merah dan bawang putih masih stabil di angka Rp60 ribu per kilogram.
Tomat dijual Rp35 ribu per kilogram, kol berkisar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, buncis Rp60 ribu per kilogram, dan jahe Rp70 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Sentral Mimika, Fattir, mengatakan kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Baca juga: Dana MRP Tidak Cair, Ismail Asso Ancam Laporkan Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo ke Kemendagri
“Harga cabai memang naik sudah dari empat hari lalu menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Kenaikan harga tersebut juga dipengaruhi oleh pedagang lain yang menjual dengan harga serupa di pasaran.
Sementara itu, harga sayuran seperti kangkung, bayam, sawi dan kacang panjang masih relatif stabil, yakni berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 per ikat, tergantung jumlah dalam satu ikat.
Meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, minat beli masyarakat tetap tinggi. Hal ini dipicu meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Ada beberapa harga bumbu dapur yang naik sejak empat hari lalu, tapi pembeli tetap belanja. Mungkin karena kebutuhan menjelang hari raya,” ungkapnya.
Baca juga: Mahasiswa Papua Tantang MRP Buka Debat Publik Soal Kinerja dan Keberpihakan
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, drh Sabelina Fitriani, MSi bersama jajaran telah melakukan peninjauan di Pasar Sentral Timika pada Rabu (18/3/2026).
Dari hasil pemantauan tersebut, diketahui bahwa stok cabai rawit lokal sebenarnya dalam kondisi melimpah karena tingginya hasil panen petani.
Namun, adanya permintaan dari luar daerah dengan harga lebih tinggi mendorong petani dan pedagang menaikkan harga di tingkat lokal.(*)
Tribun-Papua.com
Info Kabupaten Mimika
Mimika
Kabupaten Mimika
Info Mimika
Harga Cabai Rawit
Harga Cabai
Masyarakat Mimika
Pedagang bumbu dapur
Bumbu Dapur
| Investasi SDM Puncak Jaya: Dari Gorontalo hingga Makassar, Asrama Mahasiswa Diresmikan |
|
|---|
| Jembatan Gantung di Jayawijaya Putus Akibat Konflik Warga, Puluhan Orang Hanyut |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni KM Sabuk Nusantara 98 Terbaru 9-14 Mei 2026, Lewati Biak, Manokwari, Wasior |
|
|---|
| Wabup Jayawijaya Minta Perang Kurima Lani Usai Demi Jaga Nyawa Orang Papua |
|
|---|
| 32.0000 Tiket Laga Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC Ludes Terjual Kurang dari Tiga Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sadkasdljasda.jpg)