Senin, 18 Mei 2026

KKB Papua

Empat Pendulang Selamat dari Serangan KKB Papua di Yahukimo, Ada Warga Sulawesi dan Ambon

Mereka merupakan pekerja tambang yang berhasil selamat setelah KKB melancarkan aksi brutal pada Minggu dan Senin lalu .

Tayang: | Diperbarui:
Tribun-Papua.com/Istimewa
KKB PAPUA - Aparat gabungan TNI-Polri mengevakuasi empat warga sipil yang sebelumnya terjebak di lokasi pendulangan emas di Yahukimo. Mereka diserang KKB. (Dok. Satgas Damai Cartenz) 

Laporkan Wartawan Tribun Papua.com,Taniya Sembiring 

TRIBUN PAPUA.COM,YAHUKIMO - Upaya heroik tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama aparat TNI-Polri membuahkan hasil.

Setelah melalui kontak tembak menegangkan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Seradala, Yahukimo, aparat akhirnya berhasil mengevakuasi empat warga sipil yang sebelumnya terjebak di lokasi pendulangan emas.

Keempat korban yang lolos dari maut tersebut adalah Bakri Laode (38) asal Bau-Bau, Febri alias Basir (46) asal Donggala, Tarik Baruba alias Taslim (44) asal Sangihe, dan Berti Oliver Dias (30) asal Ambon.

Baca juga: Dua Pendulang Korban KKB di Yahukimo Dievakuasi, Polisi: Hentikan Tambang Ilegal

Mereka merupakan pekerja tambang yang berhasil selamat setelah KKB melancarkan aksi brutal pada Minggu dan Senin lalu yang menewaskan sejumlah orang.

Usai dievakuasi, keempatnya segera dibawa menuju Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus mendapatkan perlindungan.

Proses evakuasi tidak berjalan mulus. Saat tim bergerak ke lokasi, KKB mencoba menghadang dengan melepaskan tembakan. 

Namun, aparat gabungan dengan sigap melakukan tindakan pengamanan hingga akhirnya berhasil membawa para korban keluar dari daerah rawan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberanian pasukan di lapangan.

“Kami memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada personel yang bertugas. Meski harus menghadapi kontak tembak, mereka tetap mampu menuntaskan misi evakuasi dengan selamat."

"Ini adalah bukti komitmen kuat kami untuk melindungi setiap jiwa masyarakat di Tanah Papua,” ujar Brigjen Faizal dalam siaran persnya, Sabtu (27/9/2025).

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga, menegaskan bahwa langkah-langkah penguatan operasi keamanan di Yahukimo akan terus dilakukan.

Baca juga: Lima Warga Sipil Tewas di Yahukimo Papua Pegunungan, Polisi Buru Anggota KKB

“Kami akan melakukan tindakan taktis yang terukur dan berkoordinasi dengan seluruh aparat keamanan untuk memastikan stabilitas wilayah. Penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata akan dilaksanakan secara profesional dan humanis,” tegasnya.

Kini, keempat korban dipastikan dalam kondisi aman dan tengah mendapatkan perawatan. 

Aparat keamanan juga masih melakukan pemantauan intensif di Distrik Seradala untuk mencegah kemungkinan gangguan susulan.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti bahwa sinergi TNI-Polri bersama Satgas Damai Cartenz tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya nyata melindungi masyarakat sipil dari ancaman kekerasan bersenjata yang terus membayangi di wilayah rawan konflik Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved