Napi Lapas Nabire Kabur
15 Napi Lapas Nabire Kabur Lewat Tembok Samping
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D Tatiratu mengatakan, belasan narapidana itu kabur pada pukul 07.00 WIT.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papuatengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE - Sebanyak 15 narapidana kembali kabur dari Lapas Nabire, Papua Tengah, Senin (29/8/2025).
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D Tatiratu mengatakan, belasan narapidana itu kabur pada pukul 07.00 WIT.
"Diduga mereka kabur melalui tembok," kata AKBP Samuel kepada awak media, termasuk Tribun-Papuatengah.com.
Baca juga: BREAKING NEWS: Belasan Narapidana Kabur Lagi dari Lapas Nabire Papua Tengah
Dengan insiden ini, pihak keamanan telah melakukan pengamanan di lapas.
AKBP Samuel bilang, pihak kepolisian dan lapas juga telah mensterilkan dalam lapas.
"Semua tahanan sudah dikasi masuk lagi kembali tahanan masing-masing," ujarnya.
Kemudian, saat ini polisi sedang melakukan olah TKP.
Mereka juga sudah melakukan pemeriksaan internal kepada 5 petugas jaga di lapas.
Selain itu, petugas juga sedang melakukan pengejaran para napi yang kabur.
"Untuk perkembangan berikutnya, nanti kami sampaikan lagi, namun yang pasti, situasi sudah kami kendalikan," pungkasnya.
Kasus yang sama terjadi pada Senin, 2 Juni 2025.
Sebanyak 19 narapidana Lapas Nabire kabur pada pukul 10.30 WIT.
Mereka telah ditetapkan buron dan tengah diburu petugas lapas dengan bantuan polisi.
Dalam pelarian itu, mereka juga menyerang petugas lapas hingga menyebabkan, dua orang alami luka berat, dan satu orangnya luka ringan.
Baca juga: Kaburnya 19 Narapidana dari Lapas Nabire Sudah Terencana Matang
Kepala Lapas Kelas IIB Nabire, Eko Saputra mengatakan, 19 napi yang kabur ini sudah merencanakannya dengan matang.
Sebelum menyerang petugas lapas, napi kabur melalui pintu depan lapas saat jam kunjungan keluarga.
“Pola dan eksekusi pelarian menunjukkan bahwa aksi ini bukan spontanitas, melainkan rencana yang telah disusun sebelumnya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (8/6/2025).
Eko menambahkan, para napi yang kabur ini memanfaatkan celah saat dua napi bentrok dan menyerang petugas piket, sehingga yang lainnya ikut kabur.
Selain itu, 19 napi yang kabur, 11 di antaranya diduga berafiliasi dalam kelompok kriminal bersenjata. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/n-Nabire-Papua-Tengah-Senin-2992025.jpg)