Selasa, 5 Mei 2026

Bom Drone

Aparat di Yahukimo Jatuhkan Bom dari Drone Menewaskan Pelajar dan Satu Warga Luka-Luka

Informasi itu disampaikan seorang warga, Lemo Mirin, yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat di

Tayang:
Tribunnews.com
LEDAKAN BOM DI DEKAI - Satu korban selamat dari ledakan yang diduga berasal dari bom granat yang dijatuhkan menggunakan drone milik aparat keamanan di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa, (25/11/2025). Insiden ini menewaskan satu orang dan melukai satu orang lainnya sehingga memicu kemarahan publik. (dokumen warga) 
Ringkasan Berita:
  • Pelajar Tewas di Dekai: Seorang siswa SMK tewas dan satu warga luka-luka akibat ledakan di Dekai, Yahukimo.
  • Dugaan Bom Drone: Ledakan diduga berasal dari granat yang dijatuhkan oleh drone milik aparat keamanan.
  • Korban Tidur: Insiden tragis ini menimpa kedua korban saat mereka sedang tidur di kamar rumah warga.
  • Tuntutan Warga: Keluarga dan warga berencana menuntut pertanggungjawaban insiden tersebut kepada pihak kepolisian/TNI.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, DEKAI – Seorang pelajar tewas dan seorang warga lainnya luka-luka akibat ledakan yang diduga berasal dari bom granat yang dijatuhkan menggunakan drone milik aparat keamanan di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA, Selasa (25/11/2025), di Jalan Gunung.

Informasi itu disampaikan seorang warga, Lemo Mirin, yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat dihubungi media ini melalui telepon seluler pada Rabu (26/11/2025), Mirin menyebut ledakan terjadi tepat di sebuah kamar rumah warga yang sedang ditempati dua orang yang tengah tidur.

Menurutnya, sebuah kamera drone yang terbang rendah tampak membawa benda menyerupai granat. Drone itu berputar beberapa kali sebelum berhenti di atas rumah korban. 

Baca juga: Setop Korban Berikutnya! Prabowo Perintahkan Bersihkan Rumah Sakit dan Pejabat di Papua

“Kami lihat Drone itu pasang granat. Dia berputar sekitar empat kali, lalu berhenti di atas rumah. Lampunya menyala hijau, lalu kuning, kemudian putih yang menerangi rumah itu, setelah itu bom dijatuhkan,” ujarnya.

Ledakan tersebut menewaskan seorang siswa SMK Negeri 2 Dekai bernama Ati Sam, yang akrab disapa Bulmak Sam. 

Sementara seorang warga bernama Yundinus Dapla, yang tidur bersamanya, mengalami luka-luka namun telah sadar setelah sempat pingsan.

Baca juga: Sidak Mengejutkan di PT SWPI Yapen, Wabup Temukan Banyak Bangunan Siluman Tak Berizin

“Masyarakat sipil yang kena. Satunya anak pelajar atas nama Ati Sam dan satunya Yundinus Dapla. Mereka tidur di kamar itu dan langsung mengenai bom,” tambah Mirin.

Ia menyebut keluarga korban dan warga setempat berencana mendatangi Polres Yahukimo untuk meminta pertanggungjawaban atas insiden tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun TNI terkait dugaan penggunaan drone bersenjata dalam operasi di wilayah tersebut.

Baca juga: Usai Dilantik, Gustaf Griapon Sambangi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun-Papua.com, sejumlah postingan tentang peristiwa ini sudah viral di media sosial.  Foto dan video itu berisikan penjelasan bahwa masyarakat membawa jenazah korban dari RSUD ke Mapolres Yahukimo untuk meminta pertanggungjawaban terkait, bom yang mustahil dimiliki warga sipil tersebut.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved