Rabu, 6 Mei 2026

Gempa di Sarmi

BNPB Imbau Nelayan dan Warga Pesisir Sarmi Waspada Gelombang Pasca Gempa M 4,7

Peristiwa gempa ini tidak hanya menimbulkan kepanikan warga, tetapi juga berdampak pada kondisi perairan laut. Dilaporkan terjadi

Tayang:
Tribun-Papua.com/Anderson Esris
GEMPA DI SARMI – Salah satu pesisir di Kabupaten Sarmi yang tampak stabil pasca gempa 4,7 M yang terjadi pada Senin malam, (16/3/2026).BNPB setempat mengimbau nelayan tidak melaut terlebih dahulu hingga kondisi benar-benar aman. 
Ringkasan Berita:
  • Detail Peristiwa: Gempa berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang tenggara Kabupaten Sarmi, Papua, pada Senin malam (16/3/2026).
  • Dampak Perairan: Gempa memicu gelombang tinggi di beberapa titik pesisir yang berpotensi membahayakan aktivitas warga dan nelayan.
  • Kondisi Lapangan: Hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa, meski warga sempat panik dan keluar rumah.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua. com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Sarmi, Papua, pada Senin malam (16/3/2026) sekitar pukul 20.53 WIT. Getaran gempa tersebut dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah, terutama yang berada di kawasan pesisir.

Peristiwa gempa ini tidak hanya menimbulkan kepanikan warga, tetapi juga berdampak pada kondisi perairan laut. Dilaporkan terjadi gelombang tinggi di beberapa titik pesisir Kabupaten Sarmi yang berpotensi membahayakan aktivitas masyarakat.

Sejumlah warga mengaku sempat keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat merasakan getaran. Meski tidak berlangsung lama, gempa tersebut cukup membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak lanjutan.

Baca juga: Polda Papua Tengah Musnahkan Sabu-Sabu Seharga Rp180 Juta Milik Seorang Pria

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Sarmi, Hartono, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang namun siaga menghadapi situasi yang berkembang. 

Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir.

“Kami menghimbau kepada para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut hingga kondisi benar-benar aman,” ujar Hartono kepada wartawan Tribun-Papua.com di Sarmi, Selasa (17/3/2026).

Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait. Hal ini guna mengantisipasi potensi gelombang tinggi yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu.

Baca juga: Wakapolda Papua Tengah Pantau Kesiapan Bandara Nabire Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Pemerintah daerah bersama pihak terkait saat ini terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan. Hingga kini belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda bahaya di lingkungan sekitar, demi keselamatan bersama.

Untuk diketahui bahwa sebagian dari wilayah Kabupaten Sarmi, berada di wilayah pesisir yang datar sehingga perlu kewaspadaan untuk menghindari bencana stunami atau gelombang tinggi.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved