Rabu, 6 Mei 2026

WPFD 2026

Gubernur Papua Tegaskan Pers Berkualitas Kunci Sukses Transformasi Papua Baru

Dikatakan bahwa selama pelaksanaan rangkaian kegiatan WPFD mulai dari diskusi, dialog publik, hingga kolaborasi lintas sektor

Tayang:
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
PENUTUPAN WPFD 2026 - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, saat membacakan sambutan Gubernur Papua Mathius Fakhiri pada penutupan acara peringatan World Press Freedom Day (WPFD) di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Selasa, (5/5/2026).  Gubernur mengajak media meningkatkan profesionalisme dan memperkuat kolaborasi demi ekosistem pers yang sehat. 
Ringkasan Berita:
  • Komitmen Demokrasi: Gubernur Mathius Fakhiri menegaskan kebebasan pers di Papua adalah wujud nyata demokrasi dan keadilan informasi.
  • Visi Pembangunan: Momentum WPFD 2026 mendukung visi Transformasi Papua Baru yang maju, harmonis, dan transparan.
  • Mitra Strategis: Pers berperan penting sebagai mitra pemerintah dan penjaga optimisme publik untuk mewujudkan Papua cerah.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nur jannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Gubernur Papua, Mathius Fakhiri menegaskan bahwa kebebasan pers di Bumi Cendrawasih merupakan wujud komitmen terhadap demokrasi dan keadilan informasi. Hal itu disampaikan melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto saat menutup acara World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kebebasan Pers Sedunia di Kota Jayapura, Selasa malam, (5/5/2026).

Dikatakan bahwa selama pelaksanaan rangkaian kegiatan WPFD mulai dari diskusi, dialog publik, hingga kolaborasi lintas sektor memperkuat komitmen terhadap pers yang berkualitas, independen dan bertanggung jawab. Momentum ini sejalan dengan visi Pemerimtah Provinsi (Pemprov) Papua yaitu 'Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis'.

Baca juga: Pemkab Biak Siapkan Retret Kepemimpinan Bagi 249 Kepala Kampung

Visi ini menjadi alat perubahan nyata untuk mendorong pembangunan yang transparan, pembangunan ekonomi yang inklusif, peningkatan sumber daya manusia, serta kehidupan sosial yang damai dan berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut pers disebut memilki posisi sebagai mitra pembangunan, penyampai informasi yang mencerahkan serta penjaga optimisme publik, melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, edukatif.

"Media diharapkan dan dianggap penting dalam mewujudkan Papua cerah," ujarnya.

Baca juga: Kericuhan Pecah di Mamberamo Tengah Papua Pegunungan, Tujuh Pelajar Dilaporkan Tertembak Aparat

Pelaksanaan WPFD di Papua menegaskan bahwa kebebasan pers harus dirasakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Provinsi Papua.

"Oleh karena itu saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat profesionalisme dari integritas jurnalistik, menyambut perlindungan terhadap jurnalis, serta kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, media, dan masyarakat," jelasnya.

Di akhir sambutan, pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya WPFD. Gubernur juga berharap WPFD menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem pers untuk mendukung pembangunan di Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved