Bom Mortir
Satu Bom Mortir Sisa Perang Dunia II Dievakuasi dari Permukiman di Jayapura
Pamapta Regu II Polres Jayapura IPDA M. Irdiansyah Ramadhan, yang bertugas menjelaskan bahwa langkah cepat pengamanan
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Temuan Bom Mortir: Polres Jayapura dan Tim Jibom mengevakuasi satu bom mortir dari permukiman warga di Distrik Waibu (7/6/2026).
- Sisa Perang Dunia II: Mortir yang ditemukan warga sehari sebelumnya tersebut diduga kuat merupakan sisa peninggalan masa Perang Dunia II.
- Prosedur Pengamanan: Lokasi langsung disterilkan dan mortir dibawa oleh Tim Gegana Brimob ke tempat aman untuk penanganan lanjutan.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Kepolisian Resor (Polres) Jayapura bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua mengevakuasi satu bom jenis mortir yang ditemukan warga di Kompleks Wawung depan BTN Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Minggu (7/6/2026).
Menindaklanjuti laporan warga tersebut, personel gabungan Polres Jayapura dan Polsek Sentani Kota segera melakukan pengamanan lokasi guna memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi penemuan.
Pamapta Regu II Polres Jayapura IPDA M. Irdiansyah Ramadhan, yang bertugas menjelaskan bahwa langkah cepat pengamanan dilakukan untuk menghindari potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh benda berbahaya tersebut.
Baca juga: Wakil Wali Kota Sorong Ikut Dukung Prancis Saat Ratusan Suporter Gelar Konvoi
Setelah melalui prosedur penanganan bahan peledak sesuai standar operasional, pada pukul 11.05 WIT tim berhasil mengamankan satu buah bom jenis mortir dan memasukkannya ke dalam kendaraan dinas Den Gegana Satuan Brimob Polda Papua untuk dibawa ke lokasi yang aman guna penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mortir tersebut diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan oleh seorang warga pada Sabtu (6/6/2026).
Mengingat wilayah Kabupaten Jayapura merupakan salah satu daerah yang memiliki sejarah pertempuran pada masa perang dunia, tidak menutup kemungkinan masih terdapat benda-benda sejenis yang belum ditemukan.
Baca juga: 90 Atlet Taekwondo Bersaing dalam Kejuaraan Internal di Kabupaten Mimika
Polres Jayapura mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda yang dicurigai sebagai bahan peledak.
"Apabila menemukan benda serupa, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak Kepolisian terdekat agar dapat ditangani secara profesional guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/moroeo16273.jpg)