Persipura Jayapura
BDC Ajak Masyarakat Papua Padati Stadion Lukas Enembe, Dukung Persipura Hadapi Barito Putera
Persipura bukan sekadar tim sepak bola, tetapi simbol perjuangan dan martabat masyarakat Papua di kancah sepak bola nasional.
Penulis: Yulianus Magai | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan TRIBUN-PAPUA.COM, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Ketua Black Danger Community (BDC) Persipura 1963, Jansen Kareth, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk hadir membanjiri Stadion Lukas Enembe dalam laga antara Persipura Jayapura vs Barito Putera, Sabtu (25/10/2025).
Menurut Jansen, kehadiran suporter dengan atribut merah-hitam di stadion akan menjadi simbol kekuatan dan kebanggaan masyarakat Papua dalam mendukung tim kebanggaan mereka, Mutiara Hitam.
“Semua harus hadir dalam satu komando, wajib merah-hitam sebagai simbol kekuatan dan ciri khas Persipura,” ujar kepada Tribun-Papua.com, Jumat (24/10/2025), di Kota Jayapura.
Baca juga: Ramai Rumakiek Absen Hadapi Barito Putera, Persipura Jayapura Kehilangan Tiga Pilar Asing
Jansen menyampaikan apresiasi kepada manajer Persipura, Owen Rahadiyan, yang menegaskan setiap pertandingan yang dijalani Persipura — baik kandang maupun tandang adalah laga penting yang harus diperlakukan seperti partai final.
“Kami sangat mendukung pernyataan manajer Persipura, Pak Owen Rahadiyan. Setiap pertandingan adalah final yang menentukan kemenangan,” ujarnya.
Menurutnya, Persipura bukan sekadar tim sepak bola, tetapi simbol perjuangan dan martabat masyarakat Papua di kancah sepak bola nasional.
“Bagi saya, pertandingan Persipura vs Barito Putera bukan hanya soal perebutan puncak klasemen, tapi tentang mempertahankan kehormatan, reputasi, dan martabat masyarakat Papua,” ucapnya.
Jansen mengingat kembali perjalanan panjang Persipura di Liga 1 musim 2021/2022, ketika tim tersebut harus terdegradasi ke Liga 2 setelah pertandingan terakhir yang penuh kontroversi.
“Persipura waktu itu harus turun ke Liga 2 setelah hasil pertandingan terakhir tidak berpihak. Tapi kami, suporter, tetap setia mengawal tim ini agar kembali ke Liga 1, tempat yang sebenarnya bagi Persipura,” jelasnya.
Baca juga: Barito Putera Hadapi Persipura di Hadapan Rakyat Papua, Coach Teco: Kami Siap Tampil Maksimal
Sebagai pimpinan BDC Persipura 1963, Jansen menegaskan bahwa loyalitas dan totalitas pendukung tidak akan pernah pudar.
“Jangan ragukan dedikasi kami. Tugas kami adalah kawal dari luar, memberikan dukungan penuh, sementara pemain berjuang di dalam lapangan."
"Maju terus, berjuang sampai akhir demi kejayaan Persipura,” ujarnya.
Ia pun menutup dengan ajakan kepada seluruh masyarakat Papua untuk datang langsung ke stadion, memberikan dukungan penuh, serta menciptakan atmosfer yang menakutkan bagi tim lawan.
“Mari kita hadir dan berjuang dari luar, memberikan semangat dan motivasi bagi pemain. Stadion Lukas Enembe adalah rumah kita. Tim tamu dilarang mencuri poin di sini,” kata Jansen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/RSIPURA-Ketua-Black-Danger-Community-BDC-Persi.jpg)