Piala Dunia 2026
Saat Stik PS dan Mimpi Barcelona Menjadi Jembatan Cinta Daniel Wakei di Piala Dunia 2026
Sementara di Timnas Prancis sendiri, Daniel menjagokan sosok Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé sebagai pembeda di lapangan.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Paul Manahara Tambunan
Ringkasan Berita:
- Iven empat tahunan ini bakal berlangsung meriah dengan partisipasi 48 negara dari seluruh penjuru dunia.
- Nama-nama besar seperti Brasil, Afrika Selatan, Korea Selatan, Republik Ceko, Kanada, Bosnia and Herzegovina, Qatar, Swiss, Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia, Amerika Serikat, Paraguay, Australia, Turki, Jerman.
Baca
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Semarak Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 12 Juni hingga 20 Juli mendatang mulai terasa hingga ke pelosok negeri, tak terkecuali di Nabire, Papua Tengah.
Antusiasme menyambut pesta sepak bola terbesar yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini terlihat jelas dari seorang warga Nabire, Daniel Wakei yang sudah tak sabar menantikan laga perdana.
Iven empat tahunan ini bakal berlangsung meriah dengan partisipasi 48 negara dari seluruh penjuru dunia.
Nama-nama besar seperti Brasil, Afrika Selatan, Korea Selatan, Republik Ceko, Kanada, Bosnia and Herzegovina, Qatar, Swiss, Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia, Amerika Serikat, Paraguay, Australia, Turki, Jerman.
Baca juga: Piala Dunia 2026: Kapolda Papua Tengah Jagokan Argentina Juara, Sebut Lionel Messi Jadi Kunci
Kemudian Curacao, Pantai Gading, Ekuador, Belanda, Jepang, Swedia, Tunisia, Belgia, Mesir, Iran, Selandia Baru, Spanyol, Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay Prancis, Senegal, Irak, Norwegia, Argentina, Aljazair, Austria, Yordania, Portugal, Kongo, Uzbekistan, Kolombia, Inggris, Kroasia, Ghana, dan Panama siap memperebutkan trofi paling prestisius di jagat sepak bola.
Namun, di tengah hiruk-pikuk prediksi para pengamat, Daniel memiliki pilihannya sendiri.
Dia secara terbuka menjagokan dua raksasa Eropa yaitu, Spanyol dan Prancis.
Daniel mengatakan, memilih Spanyol bukan sekadar ikut-ikutan tren.
Namun pilihannya berakar pada kesetiaan panjangnya sebagai penggemar setia Barcelona sejak tahun 2005.
"Saya jagokan Spanyol karena sejak lama saya fans berat Barcelona. Rata-rata pemain Timnas Spanyol itu kan pondasinya dari sana, seperti era emas Xavi dan Iniesta dulu. Kenangan manis saat mereka juara Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 itu yang bikin saya jatuh hati," kata Daniel dengan antusias kepada TribunPapuaTengah.com, Jumat (29/5/2026).
Sementara di Timnas Spanyol sendiri, Daniel menaruh harapan besar pada talenta muda berbakat yaitu, Lamine Yamal.
Meski usia Yamal masih sangat belia, Daniel melihat mentalitas sang pemain sudah matang layaknya bintang papan atas dunia.
"Dia (Yamal) punya mental juara yang tidak dimiliki pemain seusianya," ujarnya.
Jika Spanyol adalah soal kekaguman pada filosofi permainan, Prancis bagi Daniel adalah soal kenangan masa muda.
Dia mengaku kecintaannya pada Les Bleus bermula dari hobi bermain PlayStation (PS) saat remaja.
"Dulu main PS, saya selalu pilih Prancis karena skuatnya terasa paling lengkap. Dari situ saya mulai senang dan terus mengikuti perkembangan mereka sampai sekarang," kenang Daniel sambil tersenyum.
Sementara di Timnas Prancis sendiri, Daniel menjagokan sosok Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé sebagai pembeda di lapangan.
Meski menjagokan dua tim, Daniel punya insting kuat soal siapa yang akan mengangkat trofi.
Baca juga: Kylian Mbappé, Anak Bondy yang Kini Jadi Wajah Harapan Prancis di Piala Dunia 2026
Dia lebih menjagokan Spanyol untuk menjadi juara di tahun 2026.
Menurutnya, komposisi pemain Spanyol saat ini sangat komplit dan dinamis.
"Semua pemain Spanyol bermain sangat hidup, apalagi dengan pola tiki-taka yang mematikan. Sedangkan Prancis memang bagus, tapi menurut saya mereka sedikit kurang di posisi gelandang serang jika dibandingkan dengan solidnya Spanyol," jelasnya.
Selain itu Daniel bilang, sudah menyiapkan atribut dari kedua timnas tersebut dengan rapi.
Bahkan dia mengaku, sudah siap duduk di depan layar televisi, menyambut momen-momen magis yang hanya terjadi empat tahun sekali.
"Baju Spanyol dan Prancis sudah ada, sekarang tinggal tunggu Piala Dunia 2026 digelar saja," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/IA-Warga-Nabire-Daniel-Wakei-usa.jpg)