YPPK
Pengurus dan Pemerintah Rayakan 51 Tahun Kontribusi YPPK Bagi Masyarakat
Tema yang diusung ialah 'bersinergi dan berinovasi mewujudkan YPPK yang mandiri, unggul dan berkelanjutan' dan Sub Tema 'guru hebat, siswa
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Ke-51 Tahun berlangsung meriah di Aula Serba Guna Wamena, Papua Pegunungan pada Jumat (22/8/2025).
Perayaan tersebut dihadiri oleh pengurus YPPK, Asisten III Provinsi Papua Pegunungan Lukas Kossay, Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya Petrus Mahuse dan ratusan guru.
Baca juga: BREAKING NEWS: Benhur Tomi Mano Sampaikan Pidato Pasca-PSU Pilkada Papua, Berikut Isinya
Tema yang diusung ialah 'bersinergi dan berinovasi mewujudkan YPPK yang mandiri, unggul dan berkelanjutan' dan Sub Tema 'guru hebat, siswa berkarakter orang tua bahagia'.
Direktur YPPK Edison Mario Wantik dalam sambutannya menyampaikan bahwa lembaga ini hadir sejak tahun 1961 tetapi tetapi sekarang baru merayakan ulang tahun ke 51.
Baca juga: Wabup Yapen Ajak Tokoh Agama Jadikan EWS Sebagai Budaya
Maka kata dia sebagai mitra pemerintah yang turut hadir dan ambil bagian penuh dalam mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya dalam bidang pendidikan.
"Kenapa baru 51 tahun, ini dihitung sejak aneksasi dari pemerintah Belanda ke pemerintah Indonesia maka kita hitung tahun pendirian operasional pendidikan maka itulah 51 tahun,"jelasnya.
Baca juga: Ketua Dewan Pers : Indonesia Makin Jauh Dari Sejahtera, Mirip Jaman Penjajah,Pajak Banyak
YPPK memiliki sekolah yang paling banyak di Kabupaten Jayawijaya dengan jumlah 30 sekolah. Dalam melayani, misi yayasan global atau mitra yang ada di tanah Papua dan juga melalui pemerintah menghadirkan tenaga pegawai negeri di sekolah-sekolah swasta ini amat sangat membantu proses penyelenggaraan di lembaga.
"Oleh karenanya sarana dan prasarana sangat cukup dan juga kurang maksimal cukup dari gedung atau kurang dari fasilitas yang ada di sekolah kita masing-masing. Pada umumnya keadaan di sekolah kita adalah sekolah-sekolah tua atau sekolah lama yang sudah diwariskan oleh para pendahulu kita dulu,"kata wantik.
Baca juga: Pemkot Jayapura Persiapkan Festival 4 Bahasa Untuk Pelajar
Selain itu dia juga mengatakan bahwa pendidikan yang dinamis untuk mewujudkan itu, "Kami dari yayasan YPPK berusaha untuk menyesuaikan perubahan kurikulum perubahan di tingkat satuan masing-masing baik di tingkat provinsi dinas pendidikan dan kurikulum budaya maka YPPK,"pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sadadasdadsad.jpg)