Selasa, 5 Mei 2026

Profil 7 Tokoh Paling Kuat dan Berpengaruh di Lingkaran Jokowi, Siapa Saja?

Pengamat politik Refly Harun menyebut ada sejumlah tokoh kuat yang berada di lingkaran Presiden Joko Widodo.

Tayang:
BIRO PERS/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNPAPUA.COM - Pengamat politik Refly Harun menyebut ada sejumlah tokoh kuat yang berada di lingkaran Presiden Joko Widodo.

Bahkan ketokohan orang-orang tersebut melebihi pembantu Jokowi yang lain.

"Ada orang-orang kuat di lingkaran Jokowi yang ketokohannya bisa melebihi pembantu Jokowi lainnya. Di situ ada Surya Paloh, ada Hendropriyono, ada Jusuf Kalla, ada Luhut, Megawati. Mega itu satu paket dengan BG (Budi Gunawan)," ungkap Refly di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019) pekan lalu.

Fadli Zon Pertanyakan Sikap Jokowi ke PLN: Yang Harusnya Kecewa Rakyat, Bukan Presiden

Menurut Ahli Hukum Tata Negara ini, keenam orang ini memiliki kekuatan dan pengaruh lebih besar ketimbang elite-elite politik lainnya.

Namun, satu lagi sosok yang belum dimasukkan yakni KH Ma'ruf Amin yang akan memiliki pengaruh karena sebentar lagi dilantik jadi wakil presiden RI.

Sehingga jumlahnya menjadi tujuh orang.

Artinya, menurut Refly Harun, kemungkinan keputusan-keputusan yang diambil Jokowi dalam penyusunan kabinetnya nanti, ada andil pengaruh dari mereka.

Kongres V PDI-P di Bali, Puan Sebut Megawati akan Buat Kejutan: Tunggu Momentum

Lalu siapa saja ke-7 orang tersebut, berikut profil mereka :

Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika ditemui di kantor wakil presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2018).
Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika ditemui di kantor wakil presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2018). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR)

Siapa tak kenal Muhammad Jusuf Kalla.

Saat ini masih menjabat wakil presiden RI mendampingi Presiden Jokowi.

JK adalah Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12.

Ia merupakan Wakil Presiden Indonesia pertama yang menjabat 2 kali secara tidak berturut-turut.

Dalam masa jabatannya yang pertama, periode 2004-2009, ia merangkap sebagai Ketua Umum Partai Golongan Karya.

JK menjadi calon presiden bersama Wiranto dalam Pilpres 2009 yang diusung Golkar dan Hanura.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved