ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Isu Akan PHK Massal Mencuat hingga Trending, NET TV Beri Klarifikasi dan Tegaskan Tak Bangkrut!

Kabar terkait PHK massal yang akan dilakukan oleh NET TV kini ramai diperbincangkan. Pihak NET TV beri klarifikasi.

Editor: Sigit Ariyanto
vidio.com
Logo NET TV 

TRIBUNPAPUA.COM - Kabar terkait PHK massal yang akan dilakukan oleh NET TV kini ramai diperbincangkan.

Bahkan kabar tersebut sampai menjadi trending topic di Twitter.

Tagar #NETTV dan #Wishnutama pun menduduki peringkat satu dan dua trending topic linimasa Twitter Indonesia.

Seperti yang diketahui, Wishnutama merupakan pendiri NET TV.

Namun kabarnya, Wishnutama kini tak lagi menjabat sebagai CEO NET TV.

Tak sedikit publik yang kecewa setelah mendengar isu bahwa NET TV terancam gulung tikar dan akan mem-PHK banyak karyawannya.

Pihak NET TV pun akhirnya angkat bicara terkait isu yang beredar dan menjadi perbincangan heboh publik ini.

COO PT NET Mediatama Indonesia, Azuan Syahrini, memberikan tanggapan terkait kabar PHK massal yang dilakukan NET TV.

Sosok Deddy Sudarijanto CEO Baru NET TV Pengganti Wishnutama, Pegang Jabatan Beberapa Perusahaan

Mengutip dari Kompas.com, Azuan justru menampik kabar yang beredar.

Azuan menegaskan bahwa pihaknya tak mencanangkan PHK massal.

Azuan mengatakan timnya kini justru sedang melakukan restrategi terhadap perusahaan mengingat kompetisi semakin berat.

Tim NET TV kini sedang membuat strategi baru untuk perusahaan mereka.

"Kami enggak ada PHK massal, kami enggak ada. Yang ada kami itu sebenarnya begini, ini, kan, kami juga di era sekarang ini dengan kompetisi yang semakin berat, jadi kami melakukan restrategi terhadap perusahaan. Jadi kami membuat strategi-strategi baru begitu lho. Nah terkait juga soal strategi human resource kami," ujar Azuan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (09/08/2019).

Wishnutama Akhirnya Beri Klarifikasi setelah NET TV Jadi Trending Gara-gara Isu PHK Besar-besaran

Mengenai kabar PHK, Azuan justru mengatakan bahka pihaknya memberikan penawaran tak mengikat kepada karyawan yang bersedia mengundurkan diri.

"Untuk masalah PHK itu, kan, memang di luar tereksposenya seperti itu ya. Pada praktiknya itu enggak ada. Nah kami malah dengan situasi seperti ini, kami memberikan penawaran kepada karyawan, yang berniat untuk mengundurkan diri kami akan beri benefit untuk mereka," kata Azuan.

Menurut penuturan Azuan, langkah tersebut dilakukan setelah menjalin kesepakatan dua arah antara pihak manajemen dan karyawan.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved