Idul Adha

Penampakan Sapi-sapi Kurban Jokowi yang Disumbangkan ke Sejumlah Wilayah di Indonesia

Presiden Joko Widodo membeli beberapa sapi kurban yang disumbangkan di beberapa wilayah di Indonesia saat Idul Adha.

Penampakan Sapi-sapi Kurban Jokowi yang Disumbangkan ke Sejumlah Wilayah di Indonesia
(KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)
Sapi jenis simental milik Presiden Jokowi yang dibeli dari Sulistiyo Hadi saat dibawa dari Kompleks Kantor Kepatihan ke Masjid Nur Maunah, Gunungkidul. 

TRIBUNPAPUA.COM - Presiden Joko Widodo membeli beberapa sapi kurban yang disumbangkan di beberapa wilayah di Indonesia saat Idul Adha.

Sapi-sapi kurban yang dipilih Jokowi adalah sapi berkualitas yang dibeli langsung dari peternak sapi.

Beberapa sapi bahkan mendapatkan perlakuan khusus, seperti disediakan karpet hitam seharga Rp 2 juta sebagai alas tidur atau diberi obat cacing agar kondisinya sehat saat disembelih. 
Berikut 9 penampakan sapi kurban yang disumbangkan Jokowi yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia:

1. Sapi kurban Jokowi di Gunung Kidul

Sapi Simental Bantuan Presiden Joko Widodo di Dusun Watu Gilang B, Mulusan, Gunungkidul, Yogyakarta Jumat (9/8/2019)
Sapi Simental Bantuan Presiden Joko Widodo di Dusun Watu Gilang B, Mulusan, Gunungkidul, Yogyakarta Jumat (9/8/2019) ((MARKUS YUWONO))

Presiden Joko Widodo mengirim sapi kurban untuk Masjid Nur Ma’unah, Watugilang B, Mulusan, Paliyan, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Saat datang, sapi bantuan seberat 1 ton tersebut sempat tidak mau makan, diduga karena stres setelah menempuh perjalanan jauh.

"Makannya belum begitu banyak, mungkin karena kecapekan baru datang jam 10.00 WIB tadi. Saya coba tadi kasih makan jagung. Mungkin karena kelelahan dan adaptasi lingkungan juga," kata warga yang merawat sapi, Budi Raharjo, saat ditemui di rumahnya, Jumat (9/8/2019).

Sebagai peternak sapi, Budi mengaku hanya butuh waktu beberapa jam agar sapi jenis simental itu mau makan.

"Mungkin sore nanti baru mau makan. Pakan hijauan, untuk minuman nanti kami sesuaikan dengan memberikan ampas tahu," kata dia.

Selain itu, untuk keamanan sapi, dirinya bertanggung jawab penuh sehingga pada malam hari tiba, sapi itu akan terus diawasi agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

"Saya awasi sendiri, kalau tidak diikat di luar, nanti ya saya masukkan ke dalam kandang karena di dalam kandang juga ada sapi," ucap dia.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved