Kerusuhan di Manokwari

258 Napi Kabur, Begini Kronologi Pembakaran Lapas Sorong

Sebanyak 258 narapidana Lapas Sorong melarikan diri karena dipicu provokasi massa demonstrasi yang menggelar aksi di luar lapas pada Senin (19/8/2019)

258 Napi Kabur, Begini Kronologi Pembakaran Lapas Sorong
Youtube/Juli Rose
Ilustrasi kebakaran 

TRIBUNPAPUA.COM - Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto menjelaskan, sebanyak 258 narapidana Lapas Sorong melarikan diri karena dipicu provokasi massa demonstrasi yang menggelar aksi di luar lapas pada Senin (19/8/2019).

"Rangkaian kejadian situasi keamanan di Papua Barat berimbas pada Lapas Sorong. Karena provokasi para pendemo dari luar lapas," kata Ade saat dikonfirmasi, Selasa (20/8/2019).

"Mereka melempari gedung lapas sehingga memicu emosi para narapidana," ujarnya.

Sempat Dibatasi saat Terjadi Aksi Massa, Layanan Data Telkomsel di Jayapura Masih Terputus

Menurut Ade, sekitar pukul 13.00 WIT terdengar teriakan di dalam Lapas Sorong.

Saat itu petugas Lapas mampu meredam emosi para narapidana.

Kemudian, sekitar pukul 16.15 terjadi pelemparan batu dari samping lapas.

"Sehingga memprovokasi warga binaan pemasyarakatan yang awalnya membalas lemparan jadi beralih melempar dan menyerang petugas," ucapnya.

Ricuh di Bumi Cenderawasih, Ini Janji Jokowi untuk Warga Papua dan Papua Barat

Kemudian pada pukul 17.00, ada yang menjebol tembok sisi kanan Lapas Sorong dan jendela ruang registrasi.

Penjebolan tembok ini menjadi sarana warga binaan melarikan diri.

Sehingga terjadi kerusuhan yang berujung pada perlawanan kepada petugas, pembakaran Lapas Sorong dan pelarian narapidana.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved