Kerusuhan di Fakfak

Atasi Kerusuhan di Fakfak, Ini Langkah Antisipasi yang Diambil Polri

Polri menegaskan bahwa situasi di Fakfak, Papua Barat, dapat dikendalikan aparat keamanan setempat, meski sempat terjadi pembakaran.

Atasi Kerusuhan di Fakfak, Ini Langkah Antisipasi yang Diambil Polri
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Polri menegaskan bahwa situasi di Fakfak, Papua Barat, dapat dikendalikan aparat keamanan setempat, meski sempat terjadi pembakaran sejumlah obyek vital, pada Rabu (21/8/2019).

Sebagai langkah antisipasi, Kapolda Papua Barat kemudian menambah pasukan pengamanan di wilayah tersebut.

"Kapolda Papua Barat tentunya mengambil langkah secara cepat, mungkin dari Manokwari, atau yang baru tiba dari Kaltim agar segera dipertebal di Fakfak," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Aksi Massa di Fakfak Terjadi sejak Selasa Malam, Berikut Kesaksian Seorang Warga

Iqbal mengatakan bahwa langkah Polri selanjutnya masih tergantung kondisi di lapangan.

Sebab, menurut Iqbal, situasi di Fakfak saat ini sudah dapat dikendalikan aparat keamanan yang ada di sana.

"Ini sangat tergantung dengan perkiraan intelijen. Kita tidak tahu eskalasinya bagaimana, saat ini masih dikendalikan polres setempat," tutur Iqbal.

Cegah Penyebaran Hoaks, Kominfo Perlambat Akses Internet di Fakfak atas Permintaan Polri

Kerusuhan terjadi diduga terkait demonstrasi yang sebelumnya berlangsung di Manokwari, Sorong, dan Jayapura.

Aksi unjuk rasa ini merupakan dampak dari perlakuan diskriminatif dan tidak adil yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang, dalam beberapa waktu terakhir.

Aparat TNI-Polri mengedepankan upaya persuasif melalui dialog atau komunikasi dengan massa.

Hal itu dilakukan demi mendinginkan situasi dan mencegah tindakan anarkistis.

Kerusuhan di Fakfak, Mabes Polri: Sudah Reda, Situasi di Sana Sudah Bisa Dikendalikan Aparat

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved