Breaking News:

Kerusuhan di Manokwari

Kerusuhan Pecah di Tanah Papua, Sikap Jokowi hingga Rencana yang Disiapkan Ketua Adat

Berita terkini setelah kerusuhan di Manokwari dan sejumlah daerah di Papua mendulang fakta-fakta baru.

Editor: Astini Mega Sari
KONTRIBUTOR KOMPAS TV/ BUDY SETIAWAN
Aksi blokade jalan oleh masyarakat Papua di Manokwari, terhadap tindakan rasisme yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. 

Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya mengatakan, rencana kunjungan ini berkaitan dengan dugaan persekusi dan praktik rasisme terhadap mahasiswa Papua yang berujung pada kerusuhan di Manokwari, Papua Barat.

"Mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita ajak Pak Presiden ke Papua lagi untuk berdialog, berdiskusi dengan masyarakat Papua," ujar Lenis usai bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Peresmian Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Provinsi Papua, pada Jumat, (16/11/2018)
Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Peresmian Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Provinsi Papua, pada Jumat, (16/11/2018) (Biro Pers Setpres/Laily Rachev)

Lenis mengatakan, dalam kunjungan ke Papua nanti, Presiden akan menampung aspirasi dan masukan dari masyarakat Papua dan Papua Barat.

Aspirasi itu tidak hanya yang berkaitan dengan dugaan praktik rasisme dan persekusi mahasiswa Papua di Surabaya dan kerusuhan di Manokwari.

Namun, Kepala negara juga akan mendengarkan aspirasi masyarakat Papua terkait pemerintahan periode 2019-2024.

"Mungkin harapan-harapan apa saja yang masyarakat Papua pikirkan, kami akan minta langsung kepada Presiden. Mudah-mudahan minggu depan atau bulan ini lah.Supaya Presiden ke Papua dan ketemu langsung dengan masyarakat Papua dan Papua Barat," ujar Lenis.

Aksi Massa di Fakfak Terjadi sejak Selasa Malam, Berikut Kesaksian Seorang Warga

2. Ketua Adat Rencanakan Ini

 

Tribunnews.com mengabarkan, Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua Lenis Kogoya akan menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, untuk mencari solusi agar praktik dugaan rasisme yang dialami mahasiswa Papua tidak terulang kembali.

"Hari ini mungkin pukul 13.00 WIB, saya akan terbang ke Surabaya. Mungkin agak sore, kami akan pertemuan untuk Gubernur Jatim," ujar Lenis di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Lenis menjelaskan, rencana pertemuan dengan Khofifah sudah disampaikan kepada Presiden Jokowi untuk menjalankan strategi khusus agar kejadian di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, tidak terulang kembali terhadap mahasiswa asal Papua.

Staf Khusus Presiden untuk papua, Lennis Kogoya
Staf Khusus Presiden untuk papua, Lennis Kogoya (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved