Kerusuhan di Papua
Pasca-Kerusuhan, 200 Anggota Kostrad TNI Dikirim ke Jayapura
Dua SSK TNI atau setara 200 personel dari Batalyon 501 Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), turut serta menjaga keamanan Kota Jayapura, Papua.
TRIBUNPAPUA.COM - Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) anggota TNI atau setara 200 personel dari Batalyon 501 Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), turut serta menjaga keamanan Kota Jayapura, Papua, pasca demo dan kerusuhan, Jumat (30/8/2019).
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letnan Kolonel CPL Eko Daryanto mengatakan, sebanyak 2 SSK anggota 501 Kostrad ini diperbantukan untuk mengantisipasi aksi demo dan kerusuhan susulan di Kota Jayapura.
“Mereka sudah tiba di Kota Jayapura tadi pagi. Mereka saat ini sedang menuju ke Kota Jayapura dari Bandara Sentani,” kata Eko saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat pagi.
• Soal Kerusuhan di Papua, Fahri Hamzah: Perlu Langkah Luar Biasa dari Presiden, Bukan Hanya Imbauan
Menurut Eko, ratusan personel TNI itu akan disebar di sejumlah titik rawan.
Para prajurit diminta untuk memperkuat anggota Polri yang tengah melakukan pengamanan di Jayapura.
“Mereka akan ditempatkan di beberapa titik-titik untuk mem-backup anggota Polda Papua,” kata Eko.
Mengenai potensi konflik horizontal pasca kerusuhan, Eko mengatakan, saat ini seluruh petugas kemanan tengah melakukan sejumlah langkah antisipasi.
• Lumpuh Total Akibat Demo dan Kerusuhan, Berikut Daftar Bangunan yang Hangus Terbakar di Jayapura
Aparat TNI dan Polri berharap kerusuhan massa yang merusak dan membakar bangunan dan kendaraan tidak terulang, sehingga tidak terjadi benturan di antara masyarakat.
“Antisipasi terus kami lakukan, agar tidak meluas menjadi konflik antar masyarakat,” tutur Eko.
Eko menambahkan, pada prinsipnya Kodam XVII/Cenderawasih akan terus membantu anggota Polri dalam mengamankan dan mengontrol aksi-aksi susulan.
“Kami akan terus membantu Polri agar Jayapura menjadi aman,” kata Eko.
• 8 Fakta Kerusuhan di Jayapura, Massa Bakar Sejumlah Gedung hingga Terjadi Pemadaman Listrik
Sementara itu, Wakapolres Kota Jayapura Kompol Heru Hidayanto menegaskan, pihaknya menjamin keamanan di Kota Jayapura.
“Atas nama Kapolda dan Kapolres, saya sampaikan menjamin keamanan bagi seluruh masyarakat di Kota ini. Bahkan pimpinan Polri sudah mengirim 1.200 pasukan Brimob Nusantara ke Papua, untuk membantu keamanan,” kata Heru.
Pada Jumat siang, massa yang menginap di Kantor Gubernur Papua telah dibubarkan oleh aparat.
Pemulangan massa dijaga ketat aparat keamanan agar tidak terjadi konflik lanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/asap-mengepul-dari-salah-satu-bangunan-di-jayapura.jpg)