Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Jokowi Didesak Kedepankan Pendekatan Damai dan Bermatabat dalam Selesaikan Konflik di Papua

Wakil Direktur Imparsial Gufron Mabruri mendesak Presiden mengedepankan pendekatan damai dan bermartabat dalam menyelesaikan konflik di Papua.

Editor: mohamad yoenus
BIRO PERS/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Dalam peristiwa tersebut, diduga terjadi tindakan represif dan diskriminatif oleh aparat kepolisian serta anggota organisasi kemasyarakatan (ormas).

Hal itu memicu aksi unjuk rasa yang berujung kericuhan di Manokwari dan Jayapura pada Senin (19/8/2019).

Jayapura Papua Mencekam, Ribuan Warga Mengungsi ke Instalasi Militer, Gedung dan Mobil Dibakar Massa

Bahkan, massa juga membakar gedung DPRD Papua Barat. Pemerintah pun memblokir akses internet di Papua dan Papua Barat.

Pemerintah beralasan kabar hoaks tentang kerusuhan di Papua dan Papua Barat masih banyak beredar di masyarakat.

Kendati demikin, situasi di Papua semakin memanas.

Aksi protes atas dugaan tindak rasisme terhadap mahasiswa Papua kembali terjadi di Jayapura, Kamis (29/8/2019).

Setelah sebelumnya membakar kantor Majelis Rakyat Papua, massa membakar kantor Telkom, kantor pos, dan sebuah SPBU yang berjejer di samping kantor BTN di Jalan Koti, Jayapura.

Penjelasan Kominfo soal Terbatasnya Akses Komunikasi di Jayapura Pasca-Kerusuhan

Laporan wartawan Kompas.com Dhias Suwandi di Jayapura, massa juga melempari kantor-kantor dan hotel di Jayapura.

Massa mengarah ke kantor Gubernur Papua.

Aksi demo di Jayapura kali ini diikuti ratusan orang yang berkumpul dari berbagai titik, Kabupaten Jayapura, Waena, Perumnas 3, dan wilayah Kota Jayapura, serta perwakilan dari mahasiswa. (Kristian Erdianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Presiden Didesak Kedepankan Pendekatan Damai Terkait Gejolak di Papua

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved