Senin, 13 April 2026

Kerusuhan di Papua

Polri Beberkan Peran Dua Aktor Intelektual FBK dan AG di Balik Kerusuhan Papua

Mabes Polri katakan 2 aktor intelektual kerusuhan Papua FBK & AG sempat berkumpul di sebuah rusun di Jayapura, Papua untuk mendesain aksi rusuh.

Editor: Sigit Ariyanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Mabes Polri mengatakan dua aktor intelektual kerusuhan Papua yakni FBK dan AG sempat berkumpul di sebuah rumah susun (rusun) di Jayapura, Papua untuk mendesain aksi rusuh.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya melakukan penggeledahan di rusun tersebut dan menemukan fakta bahwa kerusuhan di Jayapura tidak terjadi secara spontan.

 

"Dari hasil penggeledahan yang dilakukan oleh Polda Papua di rusun di Jayapura, kita ketahui bahwa kerusuhan yang ada di Jayapura itu adalah bukan spontanitas, tapi ada desain kerusuhan itu," ujar Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Dedi Prasetyo mengatakan duo tersebut juga sempat mengumpulkan tokoh-tokoh lapangan di kerusuhan di lokasi tersebut sebelum melakukan aksi kerusuhan.

Polri Beri Penjelasan soal Dua Aktor Intelektual Rusuh Papua yang Diduga Terkait Benny Wenda

"Dimana FK dan AG sempat mengumpulkan berbagai tokoh-tokohnya sebelum melakukan aksi kerusuhan," ucap Dedi Prasetyo.

Di sisi lain, dari penggeledahan tersebut pihaknya berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi kerusuhan.

Jenderal bintang satu itu menuturkan barang bukti yang disita mulai dari senjata tajam, anak panah dan busur panah, gir, kampak hingga rompi.

"Barang bukti yang disita ada busur panah, anak panah, cukup banyak benda tajam yang dipersiapkan untuk melakukan kerusuhan. Ada parang, ada kampak, ada linggis kemudian ada beberapa sajam lainnya. Ada rompi yang disiapkan," tandasnya.

Diduga berafiliasi dengan KNPB

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019). (Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha)

Dedi Prasetyo juga mengatakan duo tersebut memiliki peran sebagai penggerak Aliansi Mahasiswa Papua (AMP).

Selain itu, mereka diduga pula memiliki keterkaitan dengan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

"AG (perannya) sama dengan si FK, bagian daripada tim penggerak AMP di Jayapura, yang digerakkan nanti dari aktor intelektual yang di KNPB," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Di sisi lain, ia menyebut pihaknya tengah mendalami peran dua tokoh KNPB yang diduga terkait pula dengan kerusuhan di Bumi Cendrawasih.

Bantah Isu Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Dilempari Ular, Wiranto: Itu Tidak Benar

Menurut mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu, keduanya diketahui berinisial AK dan VY.

Meski begitu, keduanya belum ditetapkan sebagai tersangka.

Jenderal bintang satu itu menegaskan tim dari Mabes Polri turut dikirim guna mem-back up Polda Papua dalam mendalami keterkaitan keduanya.

"KNPB kan ada 2 aktor intelektualnya juga. Memang belum ditetapkan sebagai tersangka, tapi masih didalami oleh aparat Polda Papua dan tim dari Mabes Polri pun dikirim untuk mem-back up Polda Papua untuk memeriksa saudara AK dan VY, sebagai tokoh di KNPB," tandasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri Beberkan Peran FBK dan AG di Balik Kerusuhan di Papua

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved