BJ Habibie Meninggal Dunia

Cerita Habibie Selalu Siapkan Piring dan Kursi untuk Ainun yang Buat Hanung Bramantyo Menangis

Hari ini, Kamis (12/9/2019), presiden ke-3 RI BJ Habibie dimakamkan di Taman Makan Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Cerita Habibie Selalu Siapkan Piring dan Kursi untuk Ainun yang Buat Hanung Bramantyo Menangis
(KOMPAS.com/SABRINA ASRIL)
Foto Habibie dan Ainun dalam salah satu ruangan di kediaman Presiden ketiga RI BJ Habibie di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Hari ini, Kamis (12/9/2019), presiden ke-3 RI BJ Habibie dimakamkan di Taman Makan Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Habibie dimakamkan di samping makam mendiang istri Hasri Ainun Besari yang lebih dulu berpulang pada 22 Mei 2010.

Keduanya memang dikenal sebagai pasangan yang sangat lekat dan harmonis.

Mantan Presiden RI BJ Habibie (73) punya banyak kisah yang membuatnya bahagia. Pertama, sang istri, Dr Hasri Ainun Habibie, bisa tinggal lebih lama di Tanah Air setelah sebelumnya harus bolak-balik ke Jerman untuk terapi.
Mantan Presiden RI BJ Habibie (73) punya banyak kisah yang membuatnya bahagia. Pertama, sang istri, Dr Hasri Ainun Habibie, bisa tinggal lebih lama di Tanah Air setelah sebelumnya harus bolak-balik ke Jerman untuk terapi. ((KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO))

Selamat Jalan BJ Habibie, Selamat Bertemu Ainun sang Kekasih Hati di Keabadian

Salah satunya, seperti yang diceritakan sutradara Habibie & Ainun, Hanung Bramantyo ketika berbincang langsung dengan Habibie.

Menurut Hanung, Habibie selalu menyiapkan piring dan kursi kosong saat makan, khusus untuk Ainun, meski istrinya itu telah tiada.

"Saat sarapan pagi di Jerman, saya diundang sama beliau (BJ Habibie), di sampingnya itu ada piring dan kursi kosong. Beliau pun bilang, 'Ini kursi dan piringnya ibu Ainun," ucap Hanung mengenang saat ditemui di Taman Makan Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

"Beliau itu selalu men-treat bahwa istrinya masih hidup atau ada," ujar Hanung.

Melanie Subono: Habibie Ainun Bersatu Lagi, Mereka Sudah Bahagia Sekarang

Mengetahui hal itu, Hanung pun terenyuh. Ia bahkan tak kuasa menahan air mata.

"Itu yang menurut (membuat) saya menangis karena saya bisa sadar bahwa seorang presiden dan genius tidak berpikir hanya pekerjaan," ucap Hanung.

"Tetapi masih memikirkan istrinya walaupun sudah tidak ada," katanya.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved