Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK
Dukungan untuk Ananda Badudu, Netizen Twitter Ramai Cuitkan Tagar 'SayaJugaTransfer'
Sebuah tagar sebagai dukungan untuk mantan vokalis Banda Neira, Ananda Badudu dicuitkan oleh ribuan pengguna media sosial Twitter.
TRIBUNPAPUA.COM - Sebuah tagar sebagai dukungan untuk mantan vokalis Banda Neira, Ananda Badudu dicuitkan oleh ribuan pengguna media sosial Twitter.
Diketahui, Ananda Badudu dibawa oleh Polda lantaran memberikan aliran dana untuk aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan ribu mahasiswa di depan Gedung DPR RI, pada Selasa (29/9/2019) kemarin.
Meski Ananda Badudu telah dibebaskan dan diketahui keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada pukul 10.17 WIB, Jumat (27/9/2019).
Namun, hingga kini dukungan untuk Ananda Badudu terus mengalir dari warganet.
• Bantah Ananda Badudu, Polisi: Pemeriksaan Mahasiswa Dilakukan secara Profesional dan Proporsional
Warganet Twitter ramai mencuitkan tagar 'SayaJugaTransfer' untuk melayangkan aksi protes kepada Polda.
Mereka juga beramai-ramai membalas cuitan Ananda Badudu yang mengatakan dirinya ditangkap karena mentransfer uang untuk aksi.
"Saya dijemput polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa," tulis @anandabadudu, Jumat (27/9/2019).
Hingga kini, Jumat (27/9/2019), pukul 14.00 WIB, tagar 'SayaJugaTransfer' telah dicuitkan sebanyak 4.264 cuitan.
Sebuah akun bernama @Benx2indra dengan bahasa menyindir, menanyakan mereka yang memberikan kontribusi dalam demo mahasiswa akankah ikut ditangkap.
"Yang berkontribusi demo ditangkep juga dong? KRL, ojol, angkot, metromini, starling, asongan, kang cilok, awkarin...? #SayaJugaTransfer," tulis @Benx2indra.

• Ananda Badudu: Saya Lihat Banyak Mahasiswa Diproses dengan Cara yang Tidak Etis
Kemudian akun @je_rafsanjani, melayangkan protes jika mereka yang ditangkap seharusnya pelaku kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kini tengah terjadi.
Ia juga meminta agar koruptor ditangkap, bukan mereka yang tengah mendukung aksi massa.
"@DivHumas_Polri, @TMCPoldaMetro shame on u guys, kalian harusnya mengejar dan menangkap tersangka karhutla, koruptor dan lain-lain, bukan rakyat yang sedang mengupayakan dan mendukung massa aksi. #SayaJugaTransfer," tulis @je_rafsanjani.

Sedangkan akun @DesyRania1, menanyakan apakah pamannya akan ditangkap karena juga memberikan dana kepada mahasiswa.
Kalimat itu diungkapkannya sebagai sindiran kepada polisi.