Terpaksa Kuliah Jurusan Hukum, Hotman Paris Sempat Frustasi: Nangis Tiap Pagi Sambil Cuci Piring

Pengacara kondang Hotman Paris mengungkapkan bahwa pada awalnya dirinya terpaksa masuk jurusan hukum dan menjadi pengacara.

Terpaksa Kuliah Jurusan Hukum, Hotman Paris Sempat Frustasi: Nangis Tiap Pagi Sambil Cuci Piring
Instagram/Hotman Paris
Pengacara kondang, Hotman Paris 

Waktu itu, Hotman menilai pekerjaan sebagai pengacara tak bisa menghasilkan banyak uang.

"Karena gue lihat pengacara saat itu miskin-miskin gitu lho. Enggak ada masa depan," ucapnya.

"Akhirnya saya lulus 3,5 tahun lalu masuk di (kantor hukum) OC Kaligis. Dia itu mantan bos gue terakhir jadi saingan gue."

"Kemudian saya masuk di kantor raksasa dunia, di situ lah saya tahu pengacara bisa kaya, yaitu di kantor Adnan Buyung. Adnan Buyung itu mantan bos saya tapi juga saingan gue," jelasnya.

Nelayan Ancol Ini Buat Hotman Paris Terdiam saat Tolak Pemberian Uang: Saya Enggak Minta

Ia lalu ditawari untuk pindah ke Bank Indonesia.

"Tapi tiba-tiba Profesor Subekti bekas Ketua Mahkamah Agung yang dekan saya hubungi saya, 'kamu mau enggak pindah ke Bank Indonesia mewakili Parahyangan?'. Langsung masuk tanpa tes," ucap Hotman.

Hotman berpikiran dirinya bisa cepat kaya jika bekerja di sana, namun ternyata anggapannya itu salah.

"Ternyata begitu gue masuk, aduh setengah mati gue. Artinya hitung dagang, harus ngerti neraca, dan gue lihat di sana enggak ada yang bisa kaya," tuturnya.

"Akhirnya mulailah mental gue down dan enggak mau belajar lagi."

Disebut Punya Dasi Seharga Rp 1 Miliar, Hotman Paris Ungkap Alasannya Kerap Tampil Mewah

Karena tak mau belajar, ia makin tak mengerti dan menjadi bahan ejekan di antara teman-temannya.

Halaman
123
Penulis: Astini Mega Sari
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved