ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Reaksi Anies Baswedan Disebut Pimpinan yang Tak Transparan soal Anggaran DKI: Seru Juga Ya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berikan tanggapannya soal tuduhan yang menyebutnya sebagai pemimpin yang tak transparan.

Tribunnews/Jeprima
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan sesi wawancara khusus dengan Tribun Network di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018). Pada wawancara tersebut tim Tribun membahas mengenai kinerja Anies selama 1 tahun kebelakang sekaligus kinerja kedepannya yang akan dia lakukan. 

Dan Anies pun mengakuinya.

"Iya malu-maluin kita semua, waktu saya kumpulin semua itu, this is self humiliation (ini penghinaan diri sendiri -red)," terang Anies.

Anies lantas menyoroti tentang kejadian serupa yang terjadi di era Gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

"Makanya, jadi justru saya kan mikir, kalau ini kejadian setiap tahun, kenapa enggak diberesin dari dulu-dulu?," tanya Anies.

"Ini kan kejadian tiap tahun, saya menemukannya tahun lalu."

Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan bicara soal alasannya tak hadir di ILC
Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan  (Tangkapan Layar YouTube Deddy Corbuzier)

Tahu Sosok Sebenarnya William Aditya yang Berani Bongkar APBD DKI, Pengamat: Oh Ya Pantas

Lebih lanjut, Anies Baswedan memberikan contoh tentang penyusunan anggaran.

"Jadi gini nih, ketika nyusun anggaran, pokoknya saya kasih contoh nih, kita misalnya mau bikin konser satu tahun sebut lah 6 kali terus diputuskan angkanya (anggaran) (Rp) 6 miliar," terang Anies.

"Nah, ini baru rencana nih belum disetujui bahwa akan konser 6 kali, belum disetujui ongkosnya (Rp) 6 miliar, tapi udah ditetapin pagunya."

"Kalau 6 kali, budget-nya 6 M (miliar -red), berarti satu konser (Rp) 1 miliar," sambungnya.

Lantas, Anies melanjutkan penjelasannya.

Anies menyebut ada beberapa pihak yang tak secara detail dalam menyusun anggaran.

"Di fase itu, belum disepakati nih, belum dibahas, orang-orang di DKI ini harus menerjemahkan dalam bentuk komponen, kalau mau konser ini apa?," ucapnya.

"Satu, misalnya ini panggungnya berapa, speaker-nya berapa, mikorofonnya berapa, kursinya berapa, semuanya detail itu, di saat ini (anggaran) belum diputusin," imbuhnya.

Lantas, anggaran yang tak secara detail itu disebutnya menimbulkan masalah baru.

"Ini yang sering bikin masalah, karena butuh (Rp) 6 miliar yaudah sekarang masukin aja udah sewa kursi aja dulu, sewa kursi sampai (Rp) 6 miliar supaya (Rp) 6 miliarnya aman," terang Anies.

"Banyak yang ngerjain itu lengkap, ada yang enggak, kalau sekarang 39 ribu (komponen), kalau sebelumnya 52 ribu (komponen), 52 ribu anggaran loh, ada orang yang ngerjainnya bener, udah kerjain semuanya, yang itu enggak ada masalah, tapi kalau yang kayak gini ini cukup satu biji aja jadi masalah kan."

Simak video berikut ini menit 2.43:

(TribunWow.com/ Jayanti tri utami)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Disebut Tak Transparan, Anies Baswedan Bahas Anggaran Lem Aibon DKI yang Jadi Sorotan: Malu-maluin

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved