Tak Keberatan Prabowo Jadi Menhan, Titiek Soeharto: Yang Penting Merah Putih
Titiek Soeharto menilai, penunjukkan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan mendapat sambutan yang baik dari berbagai pihak.
"Sebagai pendukung (Prabowo), kami masih optimistis beliau mampu merealisasikan itu," lanjut dia.
Hal yang lebih penting, menurut Eggi, bergabungnya Prabowo ke dalam pemerintahan adalah menghindari konflik berkepanjangan di masyarakat sebagai imbas dari rivalitas Pilpres 2019 lalu.
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi dinilai harus bersyukur Prabowo mau legawa masuk ke pemerintahan dan bersedia menjadi pembantu presiden.
"Mengapa? Justru tidak ada konflik. Tugas Presiden kan ada tiga, mensejahterakan, mencerdaskan masyarakat dan mencegah pertumpahan darah. Nah itu telah dibantu oleh Prabowo untuk tak terjadi itu, " tutur Eggi.
Eggi melanjutkan, kekhawatiran akan terjadinya konflik horizontal bukan omong kosong.
• Rocky Gerung Prediksikan Prabowo Tak Bawa Pengaruh Besar Jadi Menhan Jokowi: Pasti Diperiksa Menkeu
Prabowo pernah bercerita kepadanya mengenai kondisi sosial politik di sejumlah negara di Timur Tengah yang mengalami perang saudara.
Misalnya Yaman, Bosnia, Lebanon dan Suriah.
"Pak Prabowo mengingatkan hal tersebut bisa terjadi jika dirinya melawan (pemerintah). Karena pendukung beliau secara riil di pemilu ada 68 juta pemilih," ujar Eggi.
"Jika satu persennya saja mengalami hal yang tidak diinginkan, dampaknya bisa dahsyat sehingga bisa terjadi pertumpahan darah, " lanjut dia.
(Kompas.com/Kristian Erdianto/Dian Erika Nugraheny)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Prabowo Jadi Menhan, Titiek Soeharto: Mudah-mudahan Bermanfaat dan Eggi Sudjana Sebut Jokowi Harus Bersyukur Prabowo Bersedia jadi Menhan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/titiek-soeharto-dan-prabowo-subianto-berdampingan.jpg)