Jumat, 24 April 2026

Jokowi Keluhkan Macet di Jakarta, Begini Reaksi Anies Baswedan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluh karena terjebak macet di Jakarta saat hendak menghadiri acara Bank Indonesia pada Kamis (28/11/2019).

Tribunnews/Jeprima
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan sesi wawancara khusus dengan Tribun Network di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018). Pada wawancara tersebut tim Tribun membahas mengenai kinerja Anies selama 1 tahun kebelakang sekaligus kinerja kedepannya yang akan dia lakukan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluh karena terjebak macet di Jakarta saat hendak menghadiri acara Bank Indonesia pada Kamis (28/11/2019).

Jokowi menyampaikan keluhan macet tersebut lewat acara tvOneNews.

"Tadi kesini macet, setengah jam berhenti betul," jelas Jokowi dalam tayangan yang diunggah tvOneNews, Sabtu (30/11/2019).

Viral di Twitter Video Mobil Jokowi yang Dikawal Paspampres Tak Bisa Bergerak karena Terjebak Macet

"Itulah kenapa ibu kota di pindah, dan karena alasan yang banyak, yang lainnya," tambah Jokowi.

Meski Jokowi tidak menyindir langsung Gubernur DKI Jakarta mengenai kemacetan, namun Anies Baswedan langsung memberikan klarifikasi.

Anies Baswedan mengungkapkan bahwa saat ini Jakarta justru mengalami penurunan kemacetan dibanding tahun 2017, lalu.

"Mulai tahun 2017 ke tahun 2019, kita mengalami penurunan kemacetan bahkan dulu Jakarta pada tahun 2017 kota termacet nomer 4 di dunia," jelas Anies.

Menurut Anies Baswedan tahun 2018 kemacetan DKI Jakarta turun lagi menjadi nomor 7 di dunia.

"Nah target kita adalah keluar dari 10 besar termacet, nah kita menuju kesana," ungkap Anies.

Lebih lanjut, Anies mengungkapkan jika jumlah transportasi umum di Jakarta saat ini naik dua kali lipat dibanding tahun 2017.

Rekam Detik-detik Rombongan Jokowi Terjebak Macet, Perekam: Jokowi Masih Sama Dari Dulu

"Tahun 2017 pengguna transportasi umum 334 ribu, sekarang sudah hampir 700 ribu. Artinya ada dua kali lipat warga yang meninggalkan kendaraan pribadinya pindah ke kendaraan umum," paparnya.

"Secara umum, alhamdulillah warga Jakarta mau berpindah ke kendaraan umum, itu yang membantu mengurangi kemacetan," tambahnya.

Menurut Anies Baswedan masalah kemacetan Jakarta bersumber pada jumlah kendaraan pribadi yang terlalu banyak di jalan raya.

Sementara itu, Pakar Tata Kota Nirwono Joga mengatakan keluhan Jokowi soal kemacetan merupakan teguran untuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Keluhan dari Pak Presiden kepada Pemprov DKI Jakarta ini sebagai cambuk ya, artinya harus mampu memberi semangat atau dorongan Pemprov DKI Jakarta untuk lebih fokus, lebih fokus dalam hal mengurai kemacetan lalu lintas," jelas Nirwono.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved