Minta Jokowi Tak Berlebihan Tanggapi Wacana Presiden 3 Periode, Nasdem: Bapak Tak Usah Baper

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya meminta Jokowi tak berlebihan dalam menanggapi usulan masa jabatan presiden 3 periode dalam amendemen UUD 1945.

Minta Jokowi Tak Berlebihan Tanggapi Wacana Presiden 3 Periode, Nasdem: Bapak Tak Usah Baper
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2019 - 2024 pada sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2019) pagi. 

TRIBUNPAPUA.COM - Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya meminta Presiden Joko Widodo  (Jokowi) tak berlebihan dalam menanggapi usulan masa jabatan presiden 3 periode dalam amendemen UUD 1945.

Menurutnya, itu adalah aspirasi publik dan tak berkaitan dengan urusan personal Jokowi.

Tak Setuju Wacana Presiden 3 Periode, Jokowi: Pengusulnya Ingin Menampar Muka Saya

"Itu tidak terkait pribadi Pak Jokowi. Itu adalah aspirasi masyarakat," ujar Willy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2019).

"Kalau dalam konteks itu Pak Jokowi tak usah baper ya. Itu justru aspirasi publik."

Dia pun membantah jika usulan masa jabatan Presiden tiga periode itu hanya untuk mencari muka kepada Presiden.

"Bukan mencari muka. Buat apa partai mencari muka sama Pak Jokowi. Enggak. Bukan itu konteksnya," tegas dia.

Kicauan Stafsus Billy Mambrasar Jadi Sorotan, Jokowi: Namanya Anak Muda, Salah Sedikit Ya Dimaafkan

Menurut Willy, konteksnya adalah Nasdem mendorong agar aspirasi masyarakat itu didiskusikan dan dikaji.

"Sebagai sebuah diskusi wajar saja. Bukannya politik ide ini lantas disalahkan dan jangan dicurigai," ucap Willy.

"Kan ini bukan ke pribadi Pak Jokowi. Nah kalau ada Persiden berikut nya kan (bisa diterapkan)," lanjut dia.

Willy juga menyarankan agar usulan ini dikaji oleh lembaga penelitian, akademisi maupun masyarakat sipil.

Soal SKT FPI, Jokowi: Perpanjangan Izin Masa sampai ke Presiden, Itu Urusan Menteri Lah

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved