Ceritakan Dirinya Ditangkap Polisi, Mahasiswi Papua Ini Mengaku Dapat Perlakuan Rasis

Polisi disebut memberikan perlakuan rasis kepada mahasiswa Papua saat menangkap mereka di depan minimarket dekat asrama mahasiswa Papua.

Ceritakan Dirinya Ditangkap Polisi, Mahasiswi Papua Ini Mengaku Dapat Perlakuan Rasis
(Ardito Ramadhan)
Suasana sidang praperadilan enam tersangka pengibar bendera Bintang Kejora terhadap Polda Metro Jaya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019). 

TRIBUNAPAPUA.COM - Polisi disebut memberikan perlakuan rasis kepada mahasiswa Papua saat menangkap mereka di depan minimarket dekat asrama mahasiswa Papua bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8/2019) lalu.

Hal itu diungkapkan seorang mahasiswa Papua bernama Naliana Gwijangge yang bersaksi dalam sidang gugatan praperadilan enam aktivis Papua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Seorang prajurit TNI Hilang di Perairan Papua, Longboat Terbalik Berisi 9 Orang

Naliana mengatakan, perbuatan rasis itu terjadi ketika polisi melarang Naliana dan dua temannya yang ingin berganti pakaian sebelum diangkut ke Polda Metro Jaya untuk diamankan.

"Saya teriak dalam nama Yesus, dalam nama Yesus saya mau pakai baju dulu, saya ini perempuan punya harga diri. Tapi polisi itu langsung tarik saya dan sempat katakan (menjurus ke rasisme)," tutur Naliana dalam persidangan.

Naliana menjelaskan, peristiwa itu bermula ia bersama dua rekannya yakni Arina Elopere dan Norince Kogoya tengah membeli air mineral di sebuah minimarket dekat asrama mereka.

Selepas berbelanja, ketiganya dihampiri polisi berpakaian sipil yang mengaku sebagai wartawan.

Polisi itu menghampiri Naliana cs dengan alasan ingin wawancara.

"Kita tolak dan lalu ada lontaran dari belakang kita saya kedengaran 'itu pelakunya itu tangkap saja, tahan saja', saya kan pakai baju kaos nih. Lalu mereka tarik, saya lepas sendal lalu saya lari," kata Naliana.

Harga dan Stok Bahan Pokok di Papua Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

Naliana menuturkan, ia berhasil melarikan diri ke asramanya sedangkan Arina dan Norince sudah berada di tangan polisi.

Setelah itu, polisi mendatangi asrama Naliana dan menjelaskan maksudnya untuk membawa Naliana.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved