Bakar Batu, Metode Memasak ala Papua yang Lama dan Rumit

Papua dikenal sebagai masyarakat yang masih menjunjung tinggi tradisi adat turun temurun, tak terkecuali untuk metode memasak.

Bakar Batu, Metode Memasak ala Papua yang Lama dan Rumit
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Warga bersama-sama mengangkat batu untuk mengambil makanan yang dimasak dengan bakar batu di Lapangan Trikora, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (15/9/2016). Tradisi bakar batu merupakan salah satu tradisi terpenting di Papua yang berfungsi sebagai tanda rasa syukur, menyambut tamu, atau acara perdamaian setelah perang antar suku. 

TRIBUNPAPUA.COM - Papua dikenal sebagai masyarakat yang masih menjunjung tinggi tradisi adat turun temurun, tak terkecuali untuk metode memasak.

Adalah barapen atau bakar batu, salah satu metode masak ala Papua yang hingga kini masih sering dilakukan.

Cara barapen atau bakar batu ini merupakan ritual memasak bersama yang bertujuan untuk memanjatkan rasa syukur, bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat, menyambut kabar bahagia, atau mengumpulkan prajurit untuk berperang.

Hampir Tak Ada Makanan Khas Papua yang Digoreng, Ini Alasannya

Salah satu orang yang masih sering menggunakan metode memasak seperti ini adalah Martince atau yang akrab disapa Mama Tien.

Tien adalah salah satu juru masak kuliner khas Papua dalam pameran Ragam Budaya Papua yang digelar di Plaza Sarinah.

"Batu kali besar disusun. Lalu api dinyalakan. Batunya disusun rapi baru di atasnya ditata makanan yang mau dimasak, lalu ditimpa dengan batu lagi" jelas Mama Tien kala ditemui Kompas.com pada Kamis (5/12/2019).

Cara bakar batu masih menggunakan api yang dihasilkan oleh kayu.

Kayu yang sudah dikumpulkan kemudian dibakar.

Teluk Sarawandori, Wisata Alam Mempesona di Tanah Serui Papua

Setelah itu ditumpuk dengan batu yang kemudian dimasukkan ke dalam lubang besar.

Lubang tersebut kemudian ditutupi dengan dedaunan kering untuk kembali dibakar.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved